Motivasi mengajar merupakan faktor penting yang mendukung efektivitas proses pembelajaran dan kinerja guru. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi motivasi mengajar adalah teacher self-efficacy, yaitu keyakinan guru terhadap kemampuannya dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teacher self-efficacy terhadap motivasi mengajar pada anggota Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Tibawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Populasi penelitian terdiri atas seluruh anggota KKG Kecamatan Tibawa dengan jumlah sampel sebanyak 50 guru yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Teacher's Sense of Efficacy Scale (TSES) dan Work Tasks Motivation Scale for Teachers (WTMST). Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana untuk menguji pengaruh teacher self-efficacy terhadap motivasi mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teacher self-efficacy dan motivasi mengajar berada pada kategori sedang. Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwa teacher self-efficacy tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi mengajar dengan nilai signifikansi sebesar 0,361 (p > 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,017 menunjukkan bahwa teacher self-efficacy hanya memberikan kontribusi sebesar 1,7% terhadap motivasi mengajar, sedangkan 98,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dengan demikian, teacher self-efficacy bukan merupakan faktor yang secara signifikan memengaruhi motivasi mengajar pada anggota KKG Kecamatan Tibawa.