Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara forgiveness dengan kualitas persahabatan pada remaja di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Gorontalo. Forgiveness merupakan kemampuan individu untuk mengurangi motivasi menghindar dan membalas kesalahan serta meningkatkan niat baik terhadap pihak yang melakukan pelanggaran. Kemampuan ini penting dalam kehidupan remaja karena dapat membantu menjaga hubungan sosial yang sehat, menyelesaikan konflik secara konstruktif, serta memperkuat kualitas persahabatan yang terjalin dengan baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 1.428 siswa, sedangkan sampel penelitian sebanyak 312 siswa kelas XI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan rumus slovin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala forgiveness berdasarkan aspek yang dikemukakan oleh Michael E. McCullough dan skala kualitas persahabatan yang mengacu pada Friendship Quality Scale (FQS). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman’s Rho untuk menguji hubungan antar variabel penelitian secara lebih mendalam dan sistematis. Hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata skor forgiveness sebesar 77,39 dengan standar deviasi 8,356, sedangkan rata-rata skor kualitas persahabatan sebesar 66,66 dengan standar deviasi 8,099. Sebagian besar responden berada pada kategori sedang pada variabel forgiveness yaitu sebesar 74%, sedangkan pada variabel kualitas persahabatan sebesar 83%. Hasil tersebut menunjukan bahwa siswa telah memiliki kemampuan memaafkan dan kualitas hubungan persahabatan yang cukup baik. Hasil uji hipotesis menunjukan adanya hubungan positif dan signifikan antara forgiveness dengan kualitas persahabatan (r = 0,311; p = 0,000 < 0,05). Temuan ini menunjukan bahwa semakin tinggi kemampuan memaafkan yang dimiliki siswa, maka semakin baik pula kualitas persahabatan yang terjalin. Dengan demikian, forgiveness berperan penting dalam menciptakan hubungan sosial yang harmonis, positif, dan saling mendukung bagi perkembangan sosial remaja dilingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari secara berkelanjutan.