Sitti Rojiyah N.I Puhi
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Big Five Personality Terhadap Perilaku Phubbing Pada Generasi Z di Kota Gorontalo Seruni Pantulu; Salahuddin Liputo; Sitti Rojiyah N.I Puhi
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 4 No 02 (2026): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v4i02.3566

Abstract

Penggunaan Smartphone yang berlebihan pada Generasi Z berpotensi menurunkan kualitas interaksi sosial langsung, salah satunya melalui perilaku phubbing yakni tindakan mengabaikan lawan bicara karena terfokus pada smartphone. Faktor kepribadian telah terbukti memengaruhi berbagai perilaku sosial, termasuk phubbing, namun penelitian empiris dalam konteks Indonesia khususnya Kota Gorontalo, masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran peran Big Five Personality terhadap perilaku Phubbing pada Generasi Z di Kota Gorotnalo. Penelitian menggunakan metode kuantitiatif dengan populasi Generasi Z berusia 20-24 tahun yang berdomisili di Kota Gorontalo berjumlah 18.700 jiwa. Sampel berjumlah 377 responden dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Generic Scale of Phubbing (GSP), Big Five Inventory (BFI) adaptasi Bahasa Indonesia, dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil uji F simultan menunjukan Big Five Personality secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap perilaku phubbing (F = 21,958; p < 0,05) dengan kontribusi sebesar 24,2%. Secara parsial, conscientiousness berperan sebagai faktor protektif (β = -1.277; p <0,05) dan neuroticism sebagai faktor prediktor resiko (β = 1.282; p <0,05), sedangkan extraversion, agreeableness, dan openness to new experience tidak berpengaruh signifikan. Kebaruan dalam penelitian ini terletak pada pengujian peran Big Five Personality terhadap perilaku phubbing secara langsung pada Generasi Z dalam konteks sosial budaya lokal Gorontalo yang memperluas kajian sebelumnya yang mayoritas dilakukan di luar Indonesia. Temuan ini mengimplikasikan bahwa pengelolaan emosi dan penguatan kontrol diri perlu menjadi fokus dalam program intervensi phubbing, serta perlunya penelitian lanjutan yang mempertimbangkan variabel mediator Fear of Missing out (FoMo) dan smartphone addiction.