Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TRANSFER PRICING SEBAGAI PRINSIP KEWAJARAN DAN KELAZIMAN DALAM TRANSAKSI DENGAN PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA PADA INDF Rita Dwi Putri; Figi Putri Ramadani; Nadha Aulia Fitri; Mutia Firi; Fitri Yeni
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 3 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jakpt.v3i4.3844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan transfer pricing pada transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa di INDF serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip kewajaran dan kelaziman usaha berdasarkan ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia. Penelitian ini juga menganalisis pengaruh hubungan istimewa dan perbedaan tarif Pajak Penghasilan Badan terhadap praktik transfer pricing perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian berupa data sekunder yang diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap annual report, laporan keuangan, dan peraturan perpajakan terkait transfer pricing dengan periode pengamatan tahun 2023–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa INDF melakukan berbagai transaksi afiliasi dengan entitas yang memiliki hubungan istimewa, meliputi transaksi penjualan, pembelian, jasa, piutang usaha, dan transaksi keuangan lainnya. Penerapan transfer pricing pada perusahaan secara umum telah mengacu pada prinsip kewajaran dan kelaziman usaha (Arm’s Length Principle) sebagaimana diatur dalam PMK Nomor 172/PMK.03/2023 melalui pengungkapan transaksi pihak berelasi dan penyusunan dokumentasi transfer pricing. Namun demikian, perusahaan tetap memiliki risiko koreksi fiskal apabila dokumentasi transfer pricing dan analisis kesebandingan tidak disusun secara memadai.  Implementasi transfer pricing pada INDF menunjukkan bahwa transaksi afiliasi merupakan bagian penting dalam aktivitas operasional perusahaan dan secara umum telah dilaksanakan sesuai prinsip kewajaran dan kelaziman usaha, sehingga dapat mendukung kepatuhan perpajakan sekaligus meminimalkan potensi sengketa pajak.
PENDAMPINGAN PENGENDALIAN INTERNAL DAN ETIKA BISNIS PADA UMKM PEYEK DN DI SUMANI, KAB. SOLOK SUMATRA BARAT Rita Dwi Putri; Juita Sukraini; Mutia Fitri; Fitri Yeni; Elsa Febri Almina; Aulia Nanda Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jpmebd.v2i4.3475

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, namun dalam praktiknya masih menghadapi berbagai permasalahan, khususnya terkait lemahnya pengendalian internal dan penerapan etika bisnis dalam pengelolaan usaha. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko kesalahan pencatatan keuangan, kecurangan, serta pengambilan keputusan yang kurang tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan serta meningkatkan pemahaman pelaku UMKM Peyek DN mengenai pentingnya pengendalian internal dan etika bisnis dalam pengelolaan keuangan usaha. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, yang diwujudkan melalui metode pendampingan dan observasi langsung kepada pemilik UMKM di Nagari Sumani, Kabupaten Solok, Sumatra Barat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan yang dilakukan mampu meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai konsep pengendalian internal, pencegahan risiko kecurangan, serta penerapan etika bisnis dalam aktivitas usaha sehari-hari. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM dapat mengelola keuangan usahanya secara lebih tertib, transparan, dan berkelanjutan guna mendukung keberlangsungan usaha di masa mendatang.