Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konsep Belajar dalam Perspektif Ibn Taymiyyah dan Implikasinya terhadap Metode Pembelajaran dalam Pendidikan Islam Nia Kurniawati; Nisa Ayanti; Ali Maulida
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i4.997

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep belajar dalam perspektif Ibnu Taymiyyah serta implikasinya terhadap metode pembelajaran dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis terhadap karya-karya Ibnu Taymiyyah dan literatur pendukung yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep belajar menurut Ibnu Taymiyyah menekankan pada integrasi antara akal, hati, dan amal, serta pentingnya niat yang ikhlas dalam menuntut ilmu. Belajar tidak hanya dipahami sebagai proses kognitif, tetapi juga sebagai upaya pembentukan karakter dan pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Implikasi dari konsep tersebut terhadap metode pembelajaran dalam pendidikan Islam adalah perlunya penggunaan metode yang tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan akhlak dan spiritualitas peserta didik. Metode pembelajaran yang dianjurkan meliputi keteladanan (uswah), pembiasaan (ta’dib), diskusi (hiwar), serta praktik langsung (amal). Dengan demikian, pendekatan pembelajaran dalam pendidikan Islam hendaknya bersifat holistik, integratif, dan berorientasi pada keseimbangan antara aspek intelektual, spiritual, dan moral.