Keterampilan menulis teks deskripsi merupakan salah satu kemampuan penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, namun masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide, menyusun struktur teks, dan menggunakan bahasa secara tepat. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi pembelajaran yang tidak hanya berfungsi sebagai alat penilaian, tetapi juga mampu membantu siswa memperbaiki kemampuan menulisnya secara bertahap. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan optimalisasi evaluasi pembelajaran dalam mengembangkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa kelas VII F SMP Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang melibatkan 27 siswa yang mengikuti penelitian. Proses evaluasi dilakukan melalui evaluasi formatif dalam pembelajaran menulis. Tugas menulis teks deskripsi dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tugas pertama sebagai data awal, dilanjutkan dengan evaluasi berupa umpan balik terhadap kesalahan siswa, dan tugas kedua sebagai tindak lanjut untuk mengukur peningkatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan hasil tugas siswa serta membandingkan persentase ketuntasan belajar berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM = 84) meningkat dari 40,7% pada tugas pertama menjadi 81,5% pada tugas kedua. Peningkatan tersebut diperoleh berdasarkan penilaian terhadap aspek struktur teks, pengembangan ide, dan penggunaan bahasa dalam penulisan teks deskripsi. Selain itu, hasil angket dan wawancara menunjukkan respons positif dari siswa dan guru, terutama dalam membantu siswa memahami kesalahan dan memperbaiki hasil tulisan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan evaluasi formatif berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan menulis teks deskripsi siswa secara bertahap dan terarah