Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Digital Marketing E-Katalog LPSE di PT. Abisakti Surya Megakon [Digital Marketing Training on LPSE E-Catalog at PT. Abisakti Surya Megakon] Firman Yudianto; Mukhtar Adinugroho; Nur Shabrina Meutia
Indonesia Berdaya Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261518

Abstract

The rapid development of information technology has encouraged companies to adopt digital transformation in marketing and procurement processes. One of the platforms used in government procurement is the LPSE E-Catalog, which enables transparent and efficient electronic transactions. PT. Abisakti Surya Megakon, as a provider of goods and services, faces challenges in optimizing the use of digital marketing through the LPSE E-Catalog, particularly in product management, digital promotion, and online marketing strategies. This community service activity aimed to improve the competencies of the company’s human resources in utilizing the LPSE E-Catalog as a digital marketing platform. The implementation methods included observation, training, mentoring, and evaluation. The results showed an increase in participants’ understanding of the LPSE E-Catalog, digital marketing strategies, product display optimization, and electronic transaction management. Furthermore, participants were able to independently implement digital marketing strategies to enhance the company’s opportunities in government procurement markets. This activity positively contributed to improving digital literacy and enhancing the company’s competitiveness in the era of digital transformation. Abstrak. Perkembangan teknologi informasi mendorong perusahaan untuk melakukan transformasi digital dalam proses pemasaran dan pengadaan barang/jasa. Salah satu platform yang digunakan dalam pengadaan pemerintah adalah E-Katalog LPSE yang memungkinkan proses transaksi dilakukan secara transparan dan efisien. PT. Abisakti Surya Megakon sebagai perusahaan penyedia barang dan jasa menghadapi kendala dalam optimalisasi pemanfaatan digital marketing berbasis E-Katalog LPSE, terutama pada aspek pengelolaan produk, promosi digital, dan strategi pemasaran daring. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia perusahaan dalam memanfaatkan E-Katalog LPSE sebagai media digital marketing. Metode pelaksanaan meliputi observasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai penggunaan E-Katalog LPSE, strategi pemasaran digital, optimasi tampilan produk, dan pengelolaan transaksi elektronik. Selain itu, peserta mampu mengimplementasikan strategi digital marketing secara mandiri untuk meningkatkan peluang pemasaran produk perusahaan pada sektor pengadaan pemerintah. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi digital dan daya saing perusahaan dalam era transformasi digital.
The Relationship of Husband and Wife in The Perspective of Mubadalah: Is A Study of The Concept of Rights and Obligations According To KH. Hasyim Asy'ari Isyaq Maulidan; Mukhtar Adinugroho
Journal of Islamic Civilization Vol 5 No 2 (2023): Journal of Islamic Civilization
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/jic.v5i2.5081

Abstract

The concept of rights and obligations in the Book of Ḍau' Al-Miṣbaḥ Fī Bayāni Aḥkām Al-Nikāh by KH Hasyim Asy'ari refers to the textual meaning of hadith and refers to the social conditions at that time, so that the resulting understanding is gender biased. Meanwhile, nowadays the relationship between husband and wife has become a global issue. So how do you communicate this understanding so that it can be in line with current developments? The content analysis procedure used in this research method consists of four steps, namely data procurement, data reduction, inference and data analysis. In the Mubādalah principle, marriage is an agreement between a man and a woman to live together in one bond, working together to manage household roles. Because marriage is an agreement to live together, the pillars consist of five things, namely: Mitsaqan Ghalizan, Zawaj, namely partnership and togetherness, Taraadhin, Mua'syarah bil Ma'ruf, treating each other well and appropriately, Deliberation. The Mubadalah approach in reading the concept of the rights and obligations of husband and wife provides a progressive understanding and placing the relationship between husband and wife on an equal footing in both the private and public realms can provide an understanding of mutuality.
Penguatan Branding dan Promosi Digital untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM di Desa Kragan, Sidoarjo: Strengthening Branding and Digital Promotion to Enhance the Competitiveness of MSMEs in Kragan Village, Sidoarjo Mukhtar Adinugroho; Firman Yudianto; Niken Savitri Primasari; Nuzulul Fatimah; Teguh Herlambang; Niquita Febiana Putri; M. Safir Mahirul As'ad Effensi; Frischa Amelia Firsanda; Ahmad Aditya Rizki Rafa
Indonesia Berdaya Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261600

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat, khususnya dalam menciptakan peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan lokal. Namun, sebagian besar UMKM masih menghadapi tantangan dalam membangun identitas merek, mengembangkan strategi pemasaran, dan memanfaatkan teknologi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat branding dan promosi digital UMKM di Desa Kragan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan mitra secara aktif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, praktik penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Program difokuskan pada peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam membangun brand identity, membuat desain kemasan, menghasilkan konten promosi digital, serta memanfaatkan media sosial dan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra mengenai pentingnya branding, peningkatan kemampuan membuat konten promosi, serta meningkatnya kesiapan UMKM dalam melakukan pemasaran berbasis digital. Program ini memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi lokal melalui transformasi digital UMKM yang berkelanjutan. Abstract: Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in promoting economic development, particularly by creating employment opportunities and improving local community welfare. However, many MSMEs continue to face challenges in establishing strong brand identities, developing effective marketing strategies, and utilizing digital technologies. This community service program aimed to strengthen the branding and digital promotion capabilities of MSMEs in Kragan Village, Gedangan District, Sidoarjo Regency. The program employed a participatory approach that actively engaged community partners through several stages, including needs assessment, socialization, training, technology implementation, mentoring, and evaluation. The activities focused on enhancing MSME owners' capabilities in developing brand identity, designing product packaging, creating digital promotional content, and utilizing social media and online marketplaces as marketing platforms. The results demonstrated a significant improvement in participants’ understanding of the importance of branding, enhanced skills in producing promotional content, and greater readiness to implement digital marketing strategies. Overall, the program contributed to strengthening the local economy by supporting the sustainable digital transformation of MSMEs.