Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Implementasi Kebijakan: Studi Kasus Pengelolaan Sampah pada UPT Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang 2026 Fadhila Muthi’ah Ramadhani; Alsya Aulia Fitriani; Diva Elvia Pupa Ayu; Muhammad Zidan Akmalana; Indra Indra; Prisca Kiki Wulandari
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/61resf94

Abstract

Pengelolaan sampah merupakan tantangan krusial bagi pemerintah daerah di tengah pertumbuhan volume sampah perkotaan yang terus meningkat, termasuk di Kota Malang yang menghadapi tekanan hingga 500 ton sampah masuk ke TPA Supit Urang setiap hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan pengelolaan sampah pada UPT Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang tahun 2026, dengan menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edward III sebagai pisau analisis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melalui wawancara semi terstruktur, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi internal berjalan top-down dan formalistik, namun lemah dalam transmisi informasi kepada masyarakat; sumber daya armada, sumber daya manusia, anggaran, dan fasilitas masih terbatas dibandingkan volume sampah yang harus diolah; disposisi petugas pelaksana relatif baik, ditunjukkan melalui komitmen kerja dan monitoring-evaluasi rutin bulanan, meskipun belum diimbangi partisipasi masyarakat; serta struktur birokrasi telah memiliki pembagian tugas dan SOP yang jelas, tetapi mekanisme pelaporan keluhan masyarakat masih berlapis sehingga memperlambat respons layanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kota Malang berjalan cukup baik pada aspek disposisi dan struktur tugas, tetapi masih terhambat pada aspek sumber daya dan transparansi komunikasi publik. Temuan ini memberikan kontribusi empiris pada level unit pelaksana teknis yang relatif belum banyak dikaji dibandingkan studi pada tingkat TPS, serta menjadi dasar rekomendasi penguatan kapasitas sumber daya dan penyederhanaan jalur komunikasi publik.