Fiona Prima Malia
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kualitas Tidur dengan Tingkat Hipertensi Pada Pasien Hipertensi Fiona Prima Malia; Muhammad Nurman; Milda Hastuty
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i2.245

Abstract

Kualitas tidur yang buruk dapat menimbulkan peningkatan risiko terjadinya peningkatan tekanan darah (hipertensi). Hal ini dapat membuat pasien kurang memiliki pengendalian diri dalam menjalani aktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan tingkat hipertensi pada pasien hipertensi di Ruang Rawat Inap Naimah Aulia Hospital. Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien hipertensi yang dirawat di Ruang Rawat Inap Naimah RS Aulia Hospital yaitu dengan rata-rata perbulan 61 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien hipertensi yang dirawat di Ruang Rawat Inap Naimah RS Aulia Hospital yang berjumlah 61 orang dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Penelitian ini d lakukan pada tanggal 03-13 Februari 2026. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan tensi digital. Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas tidur yang buruk sebanyak 37 orang (60,7%) dan sebagian besar responden mengalami hipertensi sedang-berat yaitu sebanyak 34 orang (78,7%).  Hasil analisa bivariat dengan uji Chi-Square menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan tingkat hipertensipada pasien hipertensi di ruang rawat inap Naimah Aulia Hospital dengan P value 0,000. Diharapkan pada pasien hipertensi dan keluarga  untuk dapat menjaga tekanan darah tetap bisa terkontrol dengan cara patuh minum obat sesuai waktu dan dosis yang seharusnya, mengatur gaya hidup sehat dan memperbaiki kualitas tidurnya.