Perkembangan teknologi digital telah mendorong perguruan tinggi untuk memanfaatkan media sosial sebagai instrumen strategi dalam membangun dan mempertahankan citra positif institusi di tengah persaingan pendidikan tinggi yang semakin ketat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media sosial dalam membangun citra positif perguruan tinggi di era digital melalui analisis terhadap berbagai temuan penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis (systematic literatur review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran pustaka pada database ilmiah seperti Google Scholar, Neliti, SINTA, Taylor & Francis Online, dan Frontiers, dengan menggunakan kata kunci dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Sebanyak sembilan belas sumber pustaka yang diterbitkan dalam rentang tahun 2016 hingga 2026 dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan dan dianalisis menggunakan analisis isi serta analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran sentral dalam pembentukan citra perguruan tinggi melalui empat aspek utama, yaitu strategi pengelolaan konten kreatif, pemanfaatan user-generated content dari mahasiswa dan alumni, diferensiasi penggunaan platform sesuai karakteristik audiens, serta strategi integrasi digital dalam perencanaan komunikasi humas institusi secara menyeluruh. Temuan juga mengungkapkan bahwa konten yang autentik dan berbasis pengalaman nyata terbukti lebih efektif dalam membentuk persepsi positif dan mempengaruhi keputusan calon siswa dibandingkan konten promosi berbayar. Konsistensi pengelolaan media sosial dalam jangka panjang berkontribusi pada terbentuknya ekuitas merek institusi yang kuat dan peningkatan kepercayaan publik. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola humas perguruan tinggi dalam merancang strategi komunikasi digital yang efektif, terukur, dan berkelanjutan.