Hendri Gunawan
Program Studi Magister (S2) Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang, Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Barat, Padang, Sumatera Barat, Indonesia, 25132

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pelayanan Publik dalam Penyaluran Bantuan Sosial: Tantangan dan Solusi Menuju Pencapaian Tujuan Tanpa Kemiskinan di Kabupaten Kerinci Hendri Gunawan; Nora Eka Putri; Genius Umar
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 3 (2026): Juni: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i3.10731

Abstract

Kemiskinan masih menjadi salah satu permasalahan pembangunan yang dihadapi pemerintah daerah di Indonesia. Program bantuan sosial dilaksanakan sebagai bagian dari kebijakan perlindungan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi tingkat kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan publik dalam penyaluran bantuan sosial oleh Dinas Sosial Kabupaten Kerinci serta kontribusinya terhadap upaya pengentasan kemiskinan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh melalui studi dokumentasi. Sumber data meliputi publikasi statistik, peraturan perundang-undangan, dokumen kebijakan, serta berbagai literatur ilmiah yang berkaitan dengan kemiskinan, bantuan sosial, dan pelayanan publik. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penyaluran bantuan sosial dipengaruhi oleh kualitas pelayanan publik, akurasi data penerima manfaat, serta penerapan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pelayanan publik yang transparan, akuntabel, responsif, dan mudah diakses berkontribusi dalam memastikan bantuan sosial diterima oleh masyarakat yang berhak. Selain itu, program bantuan sosial berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung upaya pengurangan kemiskinan di Kabupaten Kerinci. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik dan penguatan pengelolaan data penerima manfaat menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas program bantuan sosial dan mendukung pencapaian tujuan pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.
Dinamika Akuntabilitas Pemerintah Desa dalam Implementasi Desentralisasi di Indonesia Hendri Gunawan; Aldri Frinaldi; Lince Magriasti; Hendra Naldi
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 3 (2026): Juni: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.10951

Abstract

This study examines the dynamics of village government accountability in implementing decentralization in Indonesia. Decentralization has expanded village authority in governance, financial management, public services, development, and community empowerment, yet this authority also raises demands for transparent and responsible governance. The study aims to analyze how village government accountability is formed, challenged, and strengthened within the decentralization framework. This research employs a descriptive qualitative approach through a narrative-structured literature review. Data were obtained from 410 scientific journal articles and official statistical data on village potential and village government finance. VOSviewer was used to map keyword relationships and identify dominant themes in the reviewed literature. The findings show that village accountability is multidimensional and closely related to transparency, government performance, supervision, institutional capacity, community participation, public service delivery, infrastructure, and village development. The VOSviewer mapping identifies three main clusters: accountability, transparency, and performance; government-community relations; and village governance capacity, including human resources, regulation, public services, infrastructure, challenges, and obstacles. Statistical data indicate that Indonesian villages have substantial economic potential, local products, village-owned enterprises, and public assets, but they also face fiscal dependence on transfer funds, unequal infrastructure, weak telecommunication access, environmental risks, and uneven administrative capacity. The study implies that strengthening village accountability cannot rely only on formal reporting. It requires open information, stronger supervision by village consultative bodies, improved capacity of village officials, and meaningful community participation to support accountable, responsive, and sustainable village governance in diverse rural areas across Indonesia and improve public trust nationally at the local level.
Peran Informasi Keberlanjutan dalam Green Marketing untuk Mendorong Transformasi Perilaku Konsumen Ega Febrian; Angga Putra Tri Rezeki; Hendri Gunawan; Wike Putri Meilia
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11003

Abstract

Penelitian ini membahas peran informasi keberlanjutan dalam green marketing untuk mendorong transformasi perilaku konsumen menuju konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Kajian ini penting karena pola konsumsi masyarakat modern semakin berkaitan dengan tekanan lingkungan, seperti peningkatan penggunaan produk, kemasan sekali pakai, limbah rumah tangga, dan rendahnya pemahaman konsumen terhadap dampak lingkungan dari keputusan pembelian. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana informasi keberlanjutan dalam green marketing membentuk pengetahuan, sikap, kepercayaan, niat, dan perilaku konsumsi berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan systematic literature review berbasis PRISMA. Data diperoleh dari artikel ilmiah yang terindeks Scopus dengan menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan green marketing, sustainability information, eco-label, green trust, greenwashing, green consumer behavior, responsible consumption, dan SDG 12. Setelah melalui tahap identification, screening, eligibility, dan included, sebanyak 14 artikel ditetapkan sebagai sumber utama analisis. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk menemukan pola konseptual dan hubungan antarhasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informasi keberlanjutan tidak hanya berfungsi sebagai pesan promosi, tetapi juga sebagai mekanisme edukatif dan persuasif yang membantu konsumen memahami dampak lingkungan dari keputusan konsumsi. Informasi keberlanjutan yang disampaikan melalui eco-label, sertifikasi lingkungan, klaim produk, informasi kemasan, komunikasi merek, dan laporan keberlanjutan dapat memperkuat pengetahuan, sikap positif, green trust, dan niat beli hijau. Namun, informasi yang tidak jelas, berlebihan, atau sulit diverifikasi dapat menimbulkan skeptisisme dan meningkatkan risiko greenwashing. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya komunikasi green marketing yang transparan, kredibel, dan berbasis bukti bagi perusahaan, sekaligus pentingnya penguatan tata kelola informasi keberlanjutan oleh regulator untuk mendukung pencapaian SDG 12.