Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN PADA SEPEDA MOTOR HONDA NSS KABUPATEN ROTE NDAO Eflin Sanu
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 2 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE EDISI 4 FAKULTAS SOSIAL DAN HUMANIORA TAHUN 2026
Publisher : Universitas Nusa Lontar Rote

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v2i1.103

Abstract

Sepeda motor merupakan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Rote Ndao karena dinilai praktis, ekonomis, dan sesuai dengan kondisi geografis. Honda NSS sebagai dealer resmi memiliki peluang besar untuk menguasai pasar, namun volume penjualan dalam dua tahun terakhir mengalami penurunan dan belum optimal. Kondisi tersebut menuntut adanya strategi pemasaran yang tepat agar mampu meningkatkan volume penjualan sekaligus mempertahankan daya saing di tengah persaingan otomotif daerah.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada Dealer Honda NSS Kabupaten Rote Ndao. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, serta kuesioner kepada konsumen dan pihak internal dealer. Analisis data dilakukan dengan metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats), kemudian dirumuskan ke dalam matriks SWOT dan matriks keputusan untuk menghasilkan strategi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama Honda NSS adalah citra merek yang kuat, kualitas produk terjamin, dan pelayanan karyawan yang ramah. Kelemahan terdapat pada variasi promosi yang terbatas serta harga jual yang relatif tinggi. Dari sisi eksternal, peluang berasal dari tingginya kebutuhan transportasi dan loyalitas konsumen terhadap Honda, sedangkan ancaman muncul dari persaingan ketat serta strategi harga kompetitif pesaing. Analisis SWOT menegaskan bahwa strategi yang paling menonjol adalah SO (Strengths–Opportunities), yakni memanfaatkan kekuatan internal untuk menangkap peluang eksternal. Posisi ini menempatkan Honda NSS pada strategi pertumbuhan (growth strategy), melalui promosi digital, kebijakan harga yang kompetitif, dan peningkatan layanan purna jual.Kesimpulan penelitian ini adalah strategi SO menjadi pilihan utama untuk meningkatkan volume penjualan Honda NSS, dengan arah pertumbuhan stabil dan peluang pertumbuhan cepat di Kabupaten Rote Ndao.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN PADA SEPEDA MOTOR HONDA NSS KABUPATEN ROTE NDAO Eflin Sanu
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 2 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE EDISI 4 FAKULTAS SOSIAL DAN HUMANIORA TAHUN 2026
Publisher : Universitas Nusa Lontar Rote

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v2i1.103

Abstract

Sepeda motor merupakan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Rote Ndao karena dinilai praktis, ekonomis, dan sesuai dengan kondisi geografis. Honda NSS sebagai dealer resmi memiliki peluang besar untuk menguasai pasar, namun volume penjualan dalam dua tahun terakhir mengalami penurunan dan belum optimal. Kondisi tersebut menuntut adanya strategi pemasaran yang tepat agar mampu meningkatkan volume penjualan sekaligus mempertahankan daya saing di tengah persaingan otomotif daerah.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada Dealer Honda NSS Kabupaten Rote Ndao. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, serta kuesioner kepada konsumen dan pihak internal dealer. Analisis data dilakukan dengan metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats), kemudian dirumuskan ke dalam matriks SWOT dan matriks keputusan untuk menghasilkan strategi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama Honda NSS adalah citra merek yang kuat, kualitas produk terjamin, dan pelayanan karyawan yang ramah. Kelemahan terdapat pada variasi promosi yang terbatas serta harga jual yang relatif tinggi. Dari sisi eksternal, peluang berasal dari tingginya kebutuhan transportasi dan loyalitas konsumen terhadap Honda, sedangkan ancaman muncul dari persaingan ketat serta strategi harga kompetitif pesaing. Analisis SWOT menegaskan bahwa strategi yang paling menonjol adalah SO (Strengths–Opportunities), yakni memanfaatkan kekuatan internal untuk menangkap peluang eksternal. Posisi ini menempatkan Honda NSS pada strategi pertumbuhan (growth strategy), melalui promosi digital, kebijakan harga yang kompetitif, dan peningkatan layanan purna jual.Kesimpulan penelitian ini adalah strategi SO menjadi pilihan utama untuk meningkatkan volume penjualan Honda NSS, dengan arah pertumbuhan stabil dan peluang pertumbuhan cepat di Kabupaten Rote Ndao.
ANALISIS PENGARUH FAKTOR LINGKUNGAN INTERNAL TERHADAP KEBERHASILAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) KIOS DI KECAMATAN ROTE SELATAN KABUPATEN ROTE NDAO Eflin Sanu
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 3 (2025): JURNAL SOSIAL DAN HUMANIORA EDISI 3 TAHUN 2025
Publisher : Universitas Nusa Lontar Rote

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kios di Kecamatan Rote Selatan merupakan sektor usaha yang berperan penting dalam mendorong perekonomian lokal. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa masih banyak kios menghadapi hambatan dalam mengembangkan usahanya, baik dari aspek manajemen usaha, kualitas sumber daya manusia, keterbatasan modal, maupun strategi pemasaran. Kondisi ini menyebabkan pertumbuhan usaha, pendapatan, belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor lingkungan internal terhadap keberhasilan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kios di Kecamatan Rote Selatan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian terdiri dari 50 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kios, dan sampel sebanyak 44 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin. Variabel independen meliputi manajemen usaha, sumber daya manusia, modal usaha, dan strategi pemasaran, sedangkan variabel dependen adalah keberhasilan UMKM kios yang diukur melalui pertumbuhan pendapatan, dan ekspansi usaha,. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kios. Secara simultan, faktor lingkungan internal juga berpengaruh signifikan dengan nilai p.sig = 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi Adjusted R Square sebesar 0,626 menunjukkan bahwa faktor lingkungan internal memberikan kontribusi sebesar 62,60% terhadap keberhasilan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kios, sedangkan 37,40% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
ANALISIS PENGARUH FAKTOR LINGKUNGAN INTERNAL TERHADAP KEBERHASILAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) KIOS DI KECAMATAN ROTE SELATAN KABUPATEN ROTE NDAO Eflin Sanu
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 3 (2025): JURNAL SOSIAL DAN HUMANIORA EDISI 3 TAHUN 2025
Publisher : Universitas Nusa Lontar Rote

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kios di Kecamatan Rote Selatan merupakan sektor usaha yang berperan penting dalam mendorong perekonomian lokal. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa masih banyak kios menghadapi hambatan dalam mengembangkan usahanya, baik dari aspek manajemen usaha, kualitas sumber daya manusia, keterbatasan modal, maupun strategi pemasaran. Kondisi ini menyebabkan pertumbuhan usaha, pendapatan, belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor lingkungan internal terhadap keberhasilan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kios di Kecamatan Rote Selatan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian terdiri dari 50 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kios, dan sampel sebanyak 44 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin. Variabel independen meliputi manajemen usaha, sumber daya manusia, modal usaha, dan strategi pemasaran, sedangkan variabel dependen adalah keberhasilan UMKM kios yang diukur melalui pertumbuhan pendapatan, dan ekspansi usaha,. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kios. Secara simultan, faktor lingkungan internal juga berpengaruh signifikan dengan nilai p.sig = 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi Adjusted R Square sebesar 0,626 menunjukkan bahwa faktor lingkungan internal memberikan kontribusi sebesar 62,60% terhadap keberhasilan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kios, sedangkan 37,40% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.