Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pelayanan Pekerja Sosial dalam Pengembangan Tingkah Laku Anak dengan Spektrum Autisme Tingkat Sedang di Yayasan Bhakti Luhur Malang Maria Marselina; Ratih Nindita Kirana; Muhaimin Muhaimin; Puji Astuti; Eka Setyowati
The Studies of Social Sciences Vol. 8 No. 2 (2026): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v8i2.68425

Abstract

Spektrum autisme dengan tingkat gangguan perilaku sedang merupakan kondisi perkembangan yang ditandai oleh keterbatasan kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan, berkomunikasi, serta membangun interaksi sosial dengan orang lain. Kondisi tersebut menyebabkan anak mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosi sehingga kerap menunjukkan perilaku seperti marah, menangis, atau tantrum ketika menghadapi situasi yang berbeda dari rutinitas yang telah dikenalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pelayanan yang dilakukan oleh pekerja sosial dalam pengembangan tingkah laku anak dengan spektrum autisme tingkat sedang di Yayasan Bhakti Luhur Malang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memperoleh gambaran yang mendalam mengenai pelaksanaan pelayanan, bentuk intervensi, serta peran pekerja sosial dalam mendukung perkembangan perilaku anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pekerja sosial serta pihak yang terkait dengan proses pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pelayanan yang diterapkan meliputi pendampingan individual, pemberian penguatan positif (positive reinforcement), pembiasaan perilaku adaptif, serta kolaborasi dengan keluarga dan tenaga profesional lainnya. Strategi tersebut dilaksanakan secara berkesinambungan dengan mempertimbangkan kebutuhan, kemampuan, dan karakteristik masing-masing anak. Penerapan strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan perilaku anak, terutama dalam aspek komunikasi, interaksi sosial, kemandirian, dan pengendalian emosi. Sehingga, strategi pelayanan pekerja sosial berperan penting dalam mendukung pengembangan tingkah laku anak dengan spektrum autisme tingkat sedang melalui pendekatan yang terencana, terpadu, dan berorientasi pada kebutuhan individu anak.
Peran Pekerja Sosial dalam Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia Anak dengan Disabilitas Intelektual di Bidang Pendidikan Advensia Meliana Lipat; Eka Setyowati; Muhaimin; Indiati; David Kasidi
The Studies of Social Sciences Vol. 8 No. 2 (2026): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v8i2.68541

Abstract

Disabilitas intelektual merupakan suatu kondisi yang ditandai oleh keterbatasan yang signifikan pada fungsi intelektual serta kemampuan perilaku adaptif. Kondisi tersebut menyebabkan anak mengalami berbagai hambatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama pada aspek kognitif, komunikasi, perilaku, dan kemandirian. Akibatnya, mereka memerlukan layanan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan perkembangannya. Pengembangan kualitas pendidikan menjadi faktor penting untuk mengoptimalkan potensi dan meningkatkan kemandirian mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan bagi anak dengan disabilitas intelektual, khususnya dalam aspek pembelajaran dan kemandirian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus di Yayasan Bhakti Luhur Malang, Provinsi Jawa Timur. Informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang yang terdiri dari Ketua Yayasan Bhakti Luhur Malang, empat orang pengasuh atau perawat, dan anak dengan disabilitas intelektual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai hambatan yang dialami oleh anak dengan disabilitas intelektual dapat diminimalkan melalui pemberian pendidikan dan pembelajaran yang tepat. Pembelajaran yang diberikan tidak hanya berfokus pada pengembangan keterampilan hidup dan kemandirian anak, tetapi juga pada penguatan dukungan dari lingkungan keluarga, lembaga, dan masyarakat. Dengan adanya pendidikan dan dukungan sosial yang memadai, anak dengan disabilitas intelektual memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan kemandirian, dan berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
Implementasi Sistem Seleksi Perangkat Desa Formasi Kepala Dusun Berbasis Intranet Green Computing Guna Akselerasi Digitalisasi Di Desa Ngulungkulon Kabupaten Trenggalek Suljatmiko Suljatmiko; Syamsul Sukmono Edy; Sigit Wahyudi; Eka Setyowati; Pudji Astuty
PADMA Vol 6 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v6i1.2892

Abstract

The implementation of an inclusive and modern village government bureaucracy requires the pillars of human resources that are competent, transparent, and with integrity. This community service article documents the implementation of technology updates in the form of a selection mechanism for the examination of candidates for Hamlet Heads in Ngulungkulon Village, Munjungan District, Trenggalek Regency which will be held on September 20, 2025. The main breakthrough presented was the use of a computerized exam platform based on a closed local network (intranet) combined with an environmentally friendly paradigm (Green Computing). This scheme aims to reduce the rate of environmental degradation due to paper waste (paperless system) and secure the exam database from external cyber-security interventions. This service method uses a technical-operational approach scheme which includes the preparation of independent infrastructure, the provision of digital literacy for candidates, and the execution of real exams with low computing power. The results of the activity prove that the implementation of the system runs absolutely without technical obstacles (zero crash). Through the integration of this technology, the efficiency of the logistics procurement budget can be reduced to the range of 80%, the transparency of value accuracy is boosted instantly, and the result is one selected apparatus name with an accountable and valid assessment record. This transformation is a crucial catalyst in accelerating the realization of a sustainable digital village management ecosystem