Program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan telah berkembang menjadi salah satu instrumen strategis dalam membangun hubungan yang bermakna antara korporasi dan komunitas sekitarnya. Bank Indonesia, sebagai bank sentral Republik Indonesia, menjalankan program beasiswa Generasi Baru Indonesia (GenBI) yang tidak sekadar berfungsi sebagai bentuk filantropi, melainkan juga sebagai platform strategis untuk membentuk ekosistem mahasiswa berprestasi yang memiliki kedekatan emosional dan ideologis dengan institusi. Artikel ini bertujuan menganalisis strategi community relations yang diterapkan Bank Indonesia melalui program CSR pendidikan GenBI, mencakup desain program, mekanisme implementasi, efektivitas relasional, serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus tunggal, didukung oleh analisis dokumen, observasi terhadap kegiatan komunitas GenBI, serta kajian literatur sistematis terhadap sumber-sumber ilmiah mutakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi community relations Bank Indonesia dalam program GenBI mencakup empat dimensi utama: pemberdayaan sumber daya manusia, pembangunan identitas komunitas, komunikasi dua arah yang berkelanjutan, dan pengembangan modal sosial. Efektivitas program terlihat dari terbentuknya loyalitas komunitas dan penguatan citra institusional Bank Indonesia di kalangan generasi muda. Namun demikian, terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi, seperti kesenjangan distribusi program, ketergantungan pada pendanaan tunggal, dan variasi kualitas implementasi antarwilayah. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis terhadap literatur community relations dan CSR strategis, sekaligus menawarkan implikasi praktis bagi pengelola program CSR di lembaga keuangan publik.