Popi Sasniati
Politeknik Negeri Batam

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan English Environment Berbasis Sekolah di Kawasan Pariwisata Geopark Banyuwangi Ifti Luthviana Dewi; Siti Adriani; Oki Setiawan; Haposan Vincentius Manalu; Lavita Indriani Br. Ginting; Khollillah Nuraini; Insan Kamil; Darti Purnama Sari; Rizky Aditya Subekti; Popi Sasniati
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4708

Abstract

Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu daerah yang berkembang pesat dalam sektor pariwisata berbasis budaya, tradisi lokal, dan kekayaan alam.  Program pengabdian ini bertujuan mengembangkan English Environment berbasis sekolah untuk mendukung kebutuhan komunikasi di kawasan pariwisata geopark Banyuwangi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan guru, implementasi pembiasaan bahasa dalam aktifitas sehari-hari, pembelajaran terstruktur, serta evaluasi. Program ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Banyuwangi selama tujuh hari dengan melibatkan 31 siswa dan 10 guru. Hasil menunjukkan adanya peningkatan penggunaan bahasa Inggris dalam interaksi sehari-hari, dengan 58% peserta mencapai kriteria kelulusan. Siswa yang lulus berperan sebagai duta Bahasa Inggris yang mengimplementasikan dan mendorong penggunaan Bahasa Inggris di lingkungan sekolah secara berkelanjutan. Program ini juga berhasil membentuk lingkungan berbahasa Inggris yang mulai terintegrasi dalam budaya sekolah. Meskipun terdapat kendala waktu pelaksanaan dan variasi kompetensi guru, program ini tetap efektif dan berpotensi menjadi model penguatan kompetensi Bahasa Inggris di kawasan pariwisata dan geopark. Untuk meningkatkan keberlanjutan dan efektivitas program, kegiatan pengabdian selanjutnya direkomendasikan untuk memperkuat pelatihan guru, memperpanjang durasi pendampingan, serta mengembangkan materi pembelajaran yang terintegrasi dengan potensi pariwisata dan geopark lokal.