Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Training on Controlled Sentence Construction through Wayground Web Anjelita Gulo; Multi Krisna Zega; Cristian Akbar Maulana; Imel Trisna Zebua; Faef Mei Adaria Waruwu; Arosama Lase; Yasminar Amaerita Telaumbanua
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4756

Abstract

The rapid development of digital technology in education has significantly transformed English language learning, particularly in writing instruction. However, pre-service teachers still face limitations in effectively integrating technology into classroom practices. This community service activity is aimed at enhancing pre-service teachers’ understanding and skills in using Wayground Web as a digital learning platform to supported controlled sentence construction in writing instruction. This community service activity involved ten pre-service teachers from Universitas Nias and was carried out through several stages, including platform introduction, guided practice, learning activity implementation, and evaluation of the activity outcomes. Data were collected through observation, questionnaires, documentation, and video recordings. Observation results showed that the participants were able to use Wayground Web effectively in designing and implementing learning activities.Seven out of ten participants achieved Excellent and Very Good performance levels based on the observation results. Questionnaire findings also indicated positive responses, increased confidence, and better understanding of technology integration in teaching. Despite minor technical challenges such as login difficulties and limited prior experience, all participants successfully completed the activity. In conclusion, Wayground Web is an effective learning platform for supporting controlled sentence construction and contributes to the development of both pedagogical and technological competencies among pre-service teachers.
Meaningful Learning in Teaching English to Young Learners at PPA IO-0133 Krammer Hilina'a in Kota Gunungsitoli Yasminar Amaerita Telaumbanua; Anies Kristiani Zalukhu; Faef Mei Adaria Waruwu; Ravoe Martin Harefa; Hasna Zebua; Lady Friska Gulo; Shinta Murni Waruwu; Sayangi Hati Ndruru; Zun Kelvin Eferistus Albers Halawa
Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Juni 2026 - Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/ahsana.v4i2.451

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan pembelajaran yang bermakna dalam pengajaran bahasa Inggris kepada siswa sekolah dasar di PPA IO-0133 Krammar Hilina’a, Kota Gunungsitoli. Program ini melibatkan 23 siswa berusia 9 hingga 11 tahun dan dilaksanakan dalam sembilan sesi dengan menggunakan kegiatan pembelajaran interaktif. Metode yang digunakan meliputi observasi, catatan lapangan, dan lembar kerja untuk menilai partisipasi dan respons siswa. Materi pembelajaran berfokus pada perkenalan diri, pekerjaan, keluarga, bagian tubuh, dan benda-benda di sekitar kita yang berkaitan erat dengan pengalaman sehari-hari siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bermakna meningkatkan partisipasi, motivasi, penguasaan kosakata, kepercayaan diri dalam berbicara, serta keterampilan komunikasi siswa. Kegiatan interaktif seperti lagu, permainan, diskusi, dan permainan peran menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan menarik. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran bermakna merupakan pendekatan yang efektif dalam pengajaran bahasa Inggris bagi siswa usia dini karena memungkinkan mereka mengaitkan pengetahuan baru dengan pengalaman masa lalu dan konteks kehidupan nyata. Temuan ini mendukung penggunaan pembelajaran bahasa Inggris yang bermakna dan interaktif bagi siswa usia dini, baik dalam lingkungan pendidikan formal maupun non-formal.