Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan pembelajaran yang bermakna dalam pengajaran bahasa Inggris kepada siswa sekolah dasar di PPA IO-0133 Krammar Hilina’a, Kota Gunungsitoli. Program ini melibatkan 23 siswa berusia 9 hingga 11 tahun dan dilaksanakan dalam sembilan sesi dengan menggunakan kegiatan pembelajaran interaktif. Metode yang digunakan meliputi observasi, catatan lapangan, dan lembar kerja untuk menilai partisipasi dan respons siswa. Materi pembelajaran berfokus pada perkenalan diri, pekerjaan, keluarga, bagian tubuh, dan benda-benda di sekitar kita yang berkaitan erat dengan pengalaman sehari-hari siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bermakna meningkatkan partisipasi, motivasi, penguasaan kosakata, kepercayaan diri dalam berbicara, serta keterampilan komunikasi siswa. Kegiatan interaktif seperti lagu, permainan, diskusi, dan permainan peran menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan menarik. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran bermakna merupakan pendekatan yang efektif dalam pengajaran bahasa Inggris bagi siswa usia dini karena memungkinkan mereka mengaitkan pengetahuan baru dengan pengalaman masa lalu dan konteks kehidupan nyata. Temuan ini mendukung penggunaan pembelajaran bahasa Inggris yang bermakna dan interaktif bagi siswa usia dini, baik dalam lingkungan pendidikan formal maupun non-formal.
Copyrights © 2026