Anggara Wira Mada
UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Mahasiswa KKN UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam Membentuk Karakter Religius Santri di TPQ Al-Mau'izzah Kota Bengkulu Fhadila Hannum Lubis; Adam Nasution; Anggara Wira Mada; Yolan Oktavioni; Siti Ummi Fadilah
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4931

Abstract

Penanaman karakter religius merupakan salah satu komponen yang penting dalam pendidikan. Anak terutama pada institusi pendidikan Al-Qur'an. TPQ Al-Mau'izzah Kota Bengkulu memiliki berbagai aset yang dapat dikembangkan untuk mendukung pembinaan karakter religius santri, seperti tenaga pengajar yang aktif, antusiasme santri, dukungan masyarakat, serta fasilitas pembelajaran yang memadai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan aset tersebut melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam membentuk sikap religius santri. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) yang meliputi tahapan discovery, dream, design, dan destiny. Subjek kegiatan adalah 30 santri yang dipilih secara purposive. Program meliputi pendampingan membaca Al-Qur'an, pembiasaan salat berjamaah, hafalan surat pendek, hafalan doa harian, dan penyampaian materi akhlak Islami. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program yang dilaksanakan mampu meningkatkan partisipasi santri dalam kegiatan TPQ, memperkuat keterampilan membaca Al-Qur'an, serta menumbuhkan perilaku disiplin, bertanggung jawab, dan santun dalam kehidupan sehari-hari. Keberhasilan program didukung oleh keterlibatan aktif pengelola TPQ, orang tua, dan masyarakat sekitar. Pendekatan ABCD terbukti efektif dalam memanfaatkan aset komunitas untuk mendukung pembentukan karakter religius santri secara berkelanjutan.