Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Literasi Sejarah dan Budaya Aceh untuk Mendukung Dimensi Profil Lulusan dan Sustainability Peace Building di Era Digital Ardian Fahri; Risdam Habibi Hasibuan; Mayang Indah; Fuji Astuti
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4968

Abstract

Penguatan literasi sejarah dan budaya berbasis kearifan lokal Aceh menjadi penting di era digital sebagai upaya menjaga identitas budaya, memperkuat karakter peserta didik, serta mendukung keberlanjutan budaya damai. Perkembangan teknologi informasi yang pesat memberikan kemudahan akses pengetahuan, namun juga berpotensi mengurangi kesadaran generasi muda terhadap sejarah dan budaya lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi sejarah dan budaya berbasis kearifan lokal Aceh sebagai sarana penguatan karakter dimensi Profil Lulusan dalam mendukung sustainable peacebuilding di era digital. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 5 Langsa dengan melibatkan 26 siswa kelas XI yang dipilih secara purposif berdasarkan rekomendasi sekolah sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, diskusi interaktif, pendampingan, serta evaluasi. Data evaluasi kegiatan dikumpulkan melalui observasi, angket respons peserta, dan dokumentasi. Kegiatan didukung dengan pemanfaatan Museum Virtual Sejarah dan Budaya Aceh serta Self-Up Library sebagai media literasi digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap sejarah dan budaya Aceh, kesadaran akan pentingnya pelestarian kearifan lokal, serta penguatan nilai karakter Profil Lulusan. Evaluasi kegiatan menunjukkan respons yang sangat positif, dengan 96,15% peserta menyatakan bahwa kegiatan bermanfaat dalam meningkatkan wawasan sejarah dan budaya lokal. Dengan demikian, penguatan literasi sejarah dan budaya berbasis kearifan lokal Aceh melalui pemanfaatan media digital efektif mendukung penguatan karakter dimensi Profil Lulusan dan sustainable peacebuilding di era digital. Pengabdian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan model literasi sejarah berbasis kearifan lokal yang terintegrasi dengan media pembelajaran digital.
Upaya Memelihara Kebhinekaan Indonesia: Gagasan Pendidikan Multikultural di SMA BOPKRI 2 Yogyakarta Fuji Astuti; Ardian Fahri; Mayang Indah
Jambura History and Culture Journal Vol 8, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jhcj.v8i1.35016

Abstract

Education carries an important mission in shaping and developing the students’ ability to play an active role in unravelling the conflict threads of cultural community life. This article seeks to determine the development carried out by SMA BOPKRI 2 Yogyakarta in accommodating various cultures and interests in society. This article uses a qualitative research method with a phenomenological approach. The result shows that SMA BOPKRI 2 Yogyakarta which builds its branding as an Indonesia Multicultural School (SMI) appears in the learning and life processes of students in a school environment which is based on multicultural elements. Educational programs developed specifically are formulated to form new understandings and foster toleranci in students based on diversity they have. The concept of education is implemented practically and is oriented towards the diversity of Indonesia’s cultural community as a whole. Therefore, the multicultrual-based educational paradigm has the right place if it is applied to a school environment with a higher level of heterogeneity.