Qashruzzabad, Samarra Inggita
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Respons Viabilitas dan Vigor Benih Terung (Solanum melongena L.) terhadap Perlakuan Invigorasi GA3 Qashruzzabad, Samarra Inggita; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 4 (2026): April
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.4.05

Abstract

Kemunduran mutu benih akibat penyimpanan jangka panjang merupakan permasalahan penting dalam budidaya tanaman hortikultura, termasuk terung (Solanum melongena L.). Benih yang mengalami kemunduran mutu ditandai dengan penurunan viabilitas dan vigor sehingga menyebabkan rendahnya daya berkecambah serta pertumbuhan awal tanaman. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki mutu fisiologis benih adalah melalui invigorasi menggunakan zat pengatur tumbuh giberelin (GA3). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons viabilitas dan vigor benih terung terhadap perlakuan invigorasi GA3 pada beberapa konsentrasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Oktober 2024 di Laboratorium Benih Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP) Jawa Timur menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang disusun secara faktorial dengan dua faktor, yaitu 17 aksesi benih terung yang hasil penyimpanan tahun 2019 dan 2 varietas komersial, serta konsentrasi GA3 yang meliputi kontrol, 50 ppm, dan 100 ppm. Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak empat kali dengan 25 benih per ulangan. Variabel yang diamati meliputi daya berkecambah, laju pertumbuhan kecambah, potensi tumbuh maksimum, indeks vigor, keserempakan tumbuh, panjang kecambah, tinggi tunas, panjang akar, bobot segar, dan bobot kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi GA3 dan faktor aksesi berpengaruh nyata terhadap seluruh variabel pengamatan, tanpa adanya interaksi antara kedua faktor. Perlakuan GA3 50 ppm menunjukkan nilai lebih tinggi pada daya berkecambah, keserempakan tumbuh, bobot segar, dan bobot kering, sedangkan perlakuan GA3 100 ppm menunjukkan nilai lebih tinggi pada panjang kecambah, tinggi tunas, dan panjang akar.