Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kepemimpinan spiritual kepala sekolah dalam membangun karakter guru dan siswa di Gugus 3 Kecamatan Dampal Utara, Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Subjek penelitian mencakup kepala sekolah, guru, dan siswa di empat sekolah dasar yang menjadi lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual kepala sekolah memiliki peran yang signifikan dalam membentuk karakter guru dan siswa. Kepala sekolah yang menerapkan kepemimpinan spiritual dengan baik mampu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih harmonis, religius, dan disiplin. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa di SDN Mosing dan SDN 2 Tompoh, kepala sekolah aktif dalam memberikan teladan nilai-nilai spiritual, membangun komunikasi yang baik dengan guru dan siswa, serta menerapkan program-program pembinaan karakter secara konsisten. Sementara itu, di SDN 1 Tompoh dan SDN 3 Tompoh, tantangan masih ditemukan dalam aspek kedisiplinan siswa dan kurangnya keterlibatan kepala sekolah dalam pembinaan karakter secara langsung. Faktor-faktor yang mendukung penerapan kepemimpinan spiritual meliputi dukungan komunitas sekolah, program pembiasaan berbasis nilai spiritual, serta keterlibatan aktif guru dalam membimbing siswa. Sebaliknya, tantangan yang dihadapi antara lain kurangnya konsistensi dalam penerapan aturan sekolah, minimnya keterlibatan orang tua dalam pendidikan karakter, serta rendahnya motivasi intrinsik siswa. This study aims to analyze the implementation of the principal's spiritual leadership in shaping the character of teachers and students in Cluster 3, Dampal Utara District, Tolitoli Regency. This research employs a qualitative approach with a case study method, where data is collected through interviews, observations, and document analysis. The study subjects include school principals, teachers, and students from four elementary schools selected as research locations. The research findings indicate that the principal's spiritual leadership plays a significant role in shaping the character of teachers and students. Principals who effectively implement spiritual leadership can create a more harmonious, religious, and disciplined school environment. The main findings reveal that at SDN Mosing and SDN 2 Tompoh, the principals actively serve as role models for spiritual values, establish effective communication with teachers and students, and consistently implement character development programs. Meanwhile, at SDN 1 Tompoh and SDN 3 Tompoh, challenges were identified in student discipline and the lack of direct involvement of principals in character-building activities. Several factors support the implementation of spiritual leadership, including strong community support, value-based habituation programs, and active teacher involvement in guiding students. Conversely, challenges include inconsistency in enforcing school regulations, minimal parental involvement in character education, and low intrinsic student motivation.