Hipertensi pada kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko komplikasi bagi ibu dan janin. Kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai hipertensi serta rendahnya pemanfaatan terapi nonfarmakologis menjadi faktor yang memengaruhi pengendalian tekanan darah selama kehamilan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai hipertensi dalam kehamilan serta mengoptimalkan pemanfaatan buah semangka sebagai terapi nonfarmakologis untuk membantu menurunkan tekanan darah. Kegiatan dilaksanakan di TPMB Tia Nurfitri, Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor dengan sasaran 30 ibu hamil dan 7 kader kesehatan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, edukasi manfaat buah semangka, serta pendampingan konsumsi buah semangka sebanyak 200 gram per hari selama 7 hari. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test pengetahuan serta pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu hamil dengan kategori baik dari 13,3% menjadi 80%, sedangkan kategori kurang menurun dari 60% menjadi 3,3%. Selain itu, proporsi ibu hamil dengan tekanan darah normal meningkat dari 16,7% menjadi 80%, sementara kategori hipertensi menurun dari 56,6% menjadi 3,3%. Program ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang disertai konsumsi buah semangka dapat menjadi alternatif terapi nonfarmakologis yang efektif dalam membantu mengendalikan tekanan darah pada ibu hamil. Keberhasilan program juga didukung oleh keterlibatan kader kesehatan dalam proses pendampingan dan monitoring peserta