Vetriana Agustiningrum
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi SBI

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MOTIVASI BISNIS DAN STRATEGI ADAPTASI KOMUNITAS MADURA DALAM FENOMENA WARUNG KELONTONG DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Saifudin Zuhri; Lucia Ika Fitriastuti; Vetriana Agustiningrum; Syaiko Rosyidi; Christina Dini Ika Handayani
Kajian Ekonomi dan Bisnis Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi SBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51277/keb.v20i2.291

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis motivasi bisnis orang asal Madura yang mendirikan usaha warung kelontong di Daerah Istimewa Yogyakarta. Selama ini khazanah kajian terhadap kewirausahaan orang Madura didominasi analisis yang mendeskripsikan perilaku bisnis melalui narasi etos kerja dan karakter budaya yang bersifat esensialistik. Dominasi pendekatan tersebut akan dikritisi dalam penelitian ini dengan menggunakan perspektif kewirausahaan etnis dan konsep ekonomi tertanam (embedded economy). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa orang Madura dalam berbisnis tidak hanya dimotivasi oleh kebutuhan ekonomi, tetapi juga dipengaruhi oleh nilai-nilai dasar yang melekat dalam identitas, kultur, dan sistem sosialnya, seperti harga diri, tanggung jawab keluarga, pengalaman migrasi, serta jaringan sosial sesama perantau. Fenomena kehadiran usaha warung kelontong Madura di tengah determinasi waralaba modern maupun masyarakat lokal Yogyakarta bermakna sebagai strategi bisnis, kemampuan adaptasi ekonomi, namun juga sekaligus menjadi arena reproduksi identitas dan solidaritas sosial. Temuan penelitian ini memberi kontribusi pengkayaan khazanah kajian manajemen sumber daya manusia untuk konteks UMKM dengan memperkenalkan konsep embedded motivation sebagai pendekatan konseptual dalam memahami manajemen SDM yang bergerak dalam ranah kewirausahaan etnis.
Peningkatan Kapasitas SDM Pelaku UMKM Komunitas Warga Peduli AIDS Melalui Pendekatan Meaning Based Empathy Saifudin Zuhri; Bunga Vidyaningrum; Maria Kumalasanti; Vetriana Agustiningrum
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/j4yqgd42

Abstract

The sustainability of community-based organizations depends not only on institutional capacity but also on members’ ability to build economic independence. This challenge is experienced by a community working on human immunodeficiency virus and acquired immunodeficiency syndrome issues and Perkumpulan Pita Merah Jogja, whose members have developed various businesses but still face limitations in business management, digital marketing, product development, and business planning. This community service program aimed to strengthen the capacity of small business actors through a Meaning-Based Empathy approach integrating shared meaning, empathy, solidarity, participatory learning, and social entrepreneurship. The program consisted of needs assessment, meaning reflection, capacity building, collaborative practice, and reflection and commitment, involving 27 participants from eight community groups at the village level, Perkumpulan Pita Merah Jogja, and a supporting partner organization. Training covered entrepreneurial awareness, business management, business planning, digital strategies, branding, packaging, product photography, and social media management. The results indicated improved business understanding, confidence, intercommunity collaboration, and an entrepreneurial orientation combining economic goals with social value. The approach shows potential as a community-based economic empowerment model that integrates technical capacity with social capital.