Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pembinaan Penerbang Helikopter di Skadron 21/Akasa Aqraya Yudha Puspenerban Guna Mendukung Operasi Pengamanan Daerah Rawan Papua Lutfi Dian Pambudi; Rudianto; Sutanto
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8744

Abstract

Wilayah Papua memiliki karakteristik geografis ekstrem, keterbatasan infrastruktur, serta dinamika ancaman keamanan yang tinggi, sehingga dibutuhkan operasi pengamanan cepat, adaptif, dan fleksibel, dengan dukungan mobilitas udara, melalui peran strategis penerbang helikopter TNI Angkatan Darat, khususnya di Skadron 21/Akasa Aqraya Yudha (AAY) Pusat Penerbangan TNI AD (Puspenerbad). Namun, kompleksitas medan operasi Papua menghadirkan tantangan tersendiri dalam pembinaan SDM penerbang, dari aspek teknis, taktis, psikologis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi pembinaan penerbang helikopter di Skadron 21/AAY Puspenerbad guna mendukung efektivitas operasi pengamanan daerah rawan di Papua, meliputi perencanaan, implementasi, hambatan dan upaya penguatan pembinaan. Metode penelitian menggunakan kualitatif, desain studi kasus. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan strategi pembinaan penerbang helikopter di Skadron 21/AAY memiliki pondasi cukup kuat berdasarkan kompetensi dasar dan dukungan komando. Namun memiliki kelemahan pada aspek pelatihan berbasis medan operasi Papua, simulasi skenario ancaman riil, serta penguatan kesiapan mental penerbang. Peluang penguatan pembinaan terbuka melalui pengembangan kurikulum kontekstual, peningkatan latihan berbasis skenario, dan integrasi evaluasi kesiapan operasional berkelanjutan. Kesimpulannya, strategi pembinaan penerbang helikopter adaptif, kontekstual, dan berbasis kebutuhan medan operasi merupakan faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas operasi pengamanan di daerah rawan Papua.
Ketahanan Pangan Dalam Strategi Perang Gerilya Slamet Riyadi: Studi Kasus Korem 074/Warastratama Ari Prakoso Wijayanto; Rudianto; Susanto
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.8957

Abstract

Ketahanan pangan merupakan aspek strategis dalam mendukung pertahanan wilayah, namun perannya dalam strategi perang gerilya belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran ketahanan pangan dalam strategi perang gerilya Slamet Riyadi serta relevansinya terhadap pertahanan wilayah Korem 074/Warastratama di Surakarta. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan kajian arsip militer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan strategi gerilya didukung oleh sistem logistik pangan berbasis masyarakat yang mampu menjamin penyediaan, penyimpanan, dan distribusi logistik secara efektif. Penelitian menyimpulkan bahwa prinsip logistik pangan pada masa perang gerilya masih relevan untuk memperkuat ketahanan wilayah melalui penguatan cadangan pangan daerah, lumbung pangan komunitas, dan sinergi TNI dengan masyarakat.