Ketahanan pangan merupakan aspek strategis dalam mendukung pertahanan wilayah, namun perannya dalam strategi perang gerilya belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran ketahanan pangan dalam strategi perang gerilya Slamet Riyadi serta relevansinya terhadap pertahanan wilayah Korem 074/Warastratama di Surakarta. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan kajian arsip militer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan strategi gerilya didukung oleh sistem logistik pangan berbasis masyarakat yang mampu menjamin penyediaan, penyimpanan, dan distribusi logistik secara efektif. Penelitian menyimpulkan bahwa prinsip logistik pangan pada masa perang gerilya masih relevan untuk memperkuat ketahanan wilayah melalui penguatan cadangan pangan daerah, lumbung pangan komunitas, dan sinergi TNI dengan masyarakat.
Copyrights © 2026