Adhi Setiadi Nugroho
Universitas Pertahanan Republik Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Penanganan Konflik Melalui Operasi Pengamanan Daerah Rawan oleh Satgas Pamtas Mobile Yonif 411/Pandawa di Kabupaten Nduga Papua Pegunungan Tahun 2023-2024 Adhi Setiadi Nugroho; Ahmad G Dohamid; Gentio Harsono
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8798

Abstract

Konflik bersenjata di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, merupakan salah satu tantangan keamanan nasional yang kompleks karena melibatkan dimensi militer, sosial, ekonomi, dan kemanusiaan. Operasi pengamanan dilaksanakan oleh Satgas Pamtas Mobile Yonif 411/Pandawa menjadi bagian dari upaya negara dalam menjaga stabilitas keamanan serta melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata. Pendekatan keamanan yang berorientasi pada penggunaan kekuatan militer, belum mampu menciptakan perdamaian berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penanganan konflik yang diterapkan oleh Satgas Pamtas Mobile Yonif 411/Pandawa di Kabupaten Nduga, mengidentifikasi dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan terhadap masyarakat, serta menganalisis tantangan hambatan yang dihadapi operasi pengamanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan Satgas Pamtas Mobile Yonif 411/Pandawa tidak hanya berupa pendekatan hard security (patroli, penyekatan, dan operasi pengamanan), namun dipadukan dengan pendekatan soft security (komunikasi sosial, kegiatan teritorial, pelayanan kesehatan, bantuan kemanusiaan kepada masyarakat). Strategi tersebut mampu menekan ancaman langsung dari kelompok bersenjata dan meningkatkan rasa aman masyarakat setempat. Namun, efektivitasnya masih menghadapi berbagai hambatan, diantraanya kondisi geografis yang sulit, keterbatasan logistik, dinamika sosial budaya masyarakat setempat, belum optimalnya sinergi lintas sektor dalam mendukung stabilitas jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan strategi penanganan konflik yang lebih komprehensif melalui integrasi pendekatan keamanan dan pembangunan guna mewujudkan stabilitas yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Nduga, Papua.