This Author published in this journals
All Journal Jurnal Perikanan
Anggi Soesalit
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH FITOREMEDIASI Wolffia arrhiza TERHADAP KINERJA BUDIDAYA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Anggi Soesalit; Mochammad Nurhudah; Sinung Rahardjo; Maria Goreti Eny Kristiany; Ai Setiadi
Vol 16 No 3 (2026): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v16i3.2300

Abstract

Kualitas air pada budidaya ikan sangat mempengaruhi pertumbuhan ikan yang dibudidayakan. Penurunan kualitas air disebabkan oleh limbah organik dari sisa pakan yang tidak termakan dan hasil metabolit ikan, limbah tersebut umumnya didominasi oleh senyawa nitrogen dan senyawa fosfor. Solusi untuk mengatasi masalah dalam memperbaiki kualitas air adalah fitoremediasi (upaya pengolahan air limbah menggunakan tanaman). Tanaman yang berpotensi sebagai fitoremediator adalah W. arrhiza. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh fitoremediasi W. arrhiza terhadap kinerja budidaya ikan nila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan tanaman uji W. arrhiza dengan yang jumlah berbeda yaitu P0 (kontrol), P1 (50 g/m2), P2 (150 g/m2) dan P3 (250 g/m2), ikan uji yaitu Ikan Nila. Penelitian dilaksanakan di Kelompok Pembudidaya Ikan Cing Mina Fish Farm Kabupaten Bogor. Hasil penelitian yang dilakukan selama 30 hari menunjukkan bahwa pemeliharaan ikan nila dengan sistem fitoremediasi menggunakan W. arrhiza memberikan pengaruh nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup dan rasio konversi pakan (P<0.05), akan tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang baku, pertumbuhan berat mutlak dan laju pertumbuhan harian (P>0.05). Perlakuan P3 menunjukan nilai tertinggi pada parameter tingkat kelangsungan hidup dan rasio konversi pakan dengan nilai 94,17±0,76% dan 1,3±0,09. Sedangkan pertumbuhan berat mutlak dan laju pertumbuhan mutlak tanaman uji mempunyai nilai tertinggi terdapat pada perlakuan P1 dengan nilai 834±97,68 g dan 27,80±3,26 g.