This Author published in this journals
All Journal Sondir
Roland Martin Simatupang
Universitas Brawijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI EFEKTIVITAS SISTEM BRACING KONSENTRIK DALAM MENGONTROL KETIDAKBERATURAN TORSI STRUKTUR GEDUNG Roland Martin Simatupang; vega aditama
SONDIR Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL SONDIR
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v10i1.16746

Abstract

Indonesia yang terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik utama, yaitu Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik, memiliki potensi tinggi terhadap gempa bumi yang dapat menimbulkan ketidakstabilan pada struktur bangunan, terutama yang mengalami ketidakberaturan torsi akibat ketidaksejajaran antara pusat massa dan pusat kekakuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perkuatan struktur gedung menggunakan rangka bracing konsentrik tipe X terhadap pengurangan eksentrisitas, simpangan antar lantai (story drift), serta gaya-gaya dalam pada elemen struktur. Metode penelitian dilakukan melalui pemodelan numerik menggunakan perangkat lunak ETABS dengan analisis respons spektrum sesuai SNI 1726:2019. Struktur yang dimodelkan terdiri dari tujuh lantai dengan lima bentang arah X dan Y, menggunakan variasi lima model, yaitu satu model eksisting dan empat model dengan konfigurasi bracing berbeda. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan rangka bracing konsentrik X mampu mengurangi nilai eksentrisitas antara pusat massa dan pusat kekakuan secara signifikan, menurunkan nilai story drift, serta memperkecil gaya-gaya dalam berupa momen lentur, gaya geser, dan gaya aksial pada elemen struktur. Model keempat menunjukkan kinerja paling optimal dengan distribusi simpangan yang lebih linear dan gaya dalam yang lebih kecil dibandingkan model lainnya. Kesimpulannya, penggunaan bracing konsentrik X secara tepat dapat meningkatkan kekakuan lateral, mengurangi ketidakberaturan torsi, serta menghasilkan desain struktur gedung yang lebih stabil dan efisien terhadap beban gempa.