Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Perencanaan Bisnis Menggunakan Business Model Canvas (BMC) untuk Meningkatkan Literasi Kewirausahaan Siswa SMK Negeri 2 Denpasar A.A. Gede Adi Mega Putra; Ni Wayan Nanik Suaryani Taro Putri; Steven Quo; Putu Risma Eka Putra; Ni Komang Desiani; Nadila Amalia; Ni Kadek Popy Cintya Dewi; Ni Luh Yesa Ameilia
PADMA Vol 6 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v6i1.2718

Abstract

Pandemi Covid-19 telah mendorong meningkatnya minat generasi muda terhadap kewirausahaan sebagai pilihan karier. Namun, tingginya minat tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai langkah-langkah dalam memulai usaha. Permasalahan ini juga ditemukan di SMK Negeri 2 Denpasar melalui metode design thinking yang berlandaskan pendekatan human-centered, yaitu berfokus pada permasalahan yang dialami serta menghadirkan solusi sesuai dengan kebutuhan siswa. Solusi tersebut diimplementasikan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan 39 siswa, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dalam merancang bisnis melalui pendekatan Business Model Canvas (BMC). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum edukasi diberikan, sebagian besar siswa memiliki tingkat pemahaman yang rendah terkait BMC. Setelah pelaksanaan kegiatan, terjadi peningkatan pemahaman siswa secara signifikan yang ditunjukkan melalui hasil post-test. Selain itu, siswa juga mampu menyusun dan mempresentasikan model bisnis secara lebih sistematis, serta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam memulai usaha. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa edukasi Business Model Canvas (BMC) efektif dalam meningkatkan literasi kewirausahaan siswa serta membantu mereka dalam merancang ide bisnis secara terstruktur. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mempersiapkan generasi muda yang siap berwirausaha dan mampu menghadapi tantangan dunia industri.