Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Pengelolaan Obat di Rumah Tangga untuk Mencegah Kesalahan Penggunaan Obat di Kelurahan Maleer Hasna Latipah Sakinah; Neneng Yuniarty; Ida Wati; Roni Halomoan; Fitria Milanda
PADMA Vol 4 No 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v4i1.2919

Abstract

Pengelolaan obat di rumah tangga yang tidak tepat dapat menyebabkan kesalahan penggunaan obat (medication error). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan obat yang aman dan rasional di Kelurahan Maleer. Metode yang digunakan meliputi edukasi, demonstrasi, dan pendampingan langsung kepada warga sebanyak 20 responden. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat dari rata-rata nilai pre-test 55,5 menjadi 86,5 pada post-test. Selain itu, terjadi peningkatan praktik pengelolaan obat yang benar sebesar 65% setelah intervensi. Kegiatan ini efektif dalam menurunkan potensi kesalahan penggunaan obat di tingkat rumah tangga.
Pengembangan Bio-Hybrid HEPA Filter Berbasis Serat Alami dan Karbon Aktif untuk Pengendalian Polutan PM 0,25 dan CO di Lingkungan Industri Farmasi Hasna Latipah Sakinah; Fitria Milanda; Restiani Alia Pratiwi
JURNAL REDOKS : JURNAL PENDIDIKAN KIMIA DAN ILMU KIMIA Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Redoks : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/re.v9i1.4137

Abstract

Polusi udara di lingkungan industri farmasi sering didominasi oleh partikulat halus (PM) dan gas berbahaya seperti karbon monoksida (CO) yang dapat mengganggu kesehatan pekerja dan kualitas produk. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bio-hybrid HEPA filter berbasis kertas daur ulang, serabut kelapa, dan arang aktif sebagai alternatif filter ramah lingkungan, ekonomis, dan efektif untuk pengendalian PM hingga ukuran 0,25 µm dan gas CO. Prototipe filter disusun dalam tiga lapisan: penyaring mekanik (kertas daur ulang), penyaring berpori alami (serabut kelapa), dan lapisan adsorpsi (arang aktif). Uji performa dilakukan menggunakan particle counter dan pengujian gas sederhana. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi ketiga material menghasilkan efisiensi filtrasi PM2.5 sebesar 90,21% dan penurunan konsentrasi CO sebesar 94,88%, lebih tinggi dibandingkan filter berbahan tunggal. Peningkatan ini terutama dipengaruhi oleh luas permukaan dan volume pori arang aktif yang mendukung mekanisme adsorpsi gas. Temuan ini menunjukkan bahwa bio-hybrid filter memiliki potensi sebagai media filtrasi alternatif yang efektif, berkelanjutan, dan dapat diterapkan pada fasilitas industri farmasi skala kecil hingga menengah. Produk ini juga berpeluang dikembangkan sebagai solusi penyaring udara berbasis biomassa lokal yang mudah diproduksi dan ramah lingkungan.
Analisis Perbedaan Kadar Glukosa Darah Sewaktu Dengan Antikoagulan Edta Dan Naf Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Inka Fitra Rahmadani; Fitria Milanda
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1454

Abstract

Random blood glucose (RBG) testing is one of the clinical chemistry examinations whose results may be affected by delayed analysis due to the glycolysis process. The use of an appropriate anticoagulant is essential to maintain glucose stability. Sodium fluoride (NaF) is known to inhibit glycolysis, whereas Ethylenediaminetetraacetic Acid (EDTA) is more commonly used for hematological examinations but is still occasionally used for glucose testing. The different characteristics of these anticoagulants may influence the accuracy of glucose measurements; therefore, further evaluation is necessary. This study aimed to analyze the differences in random blood glucose levels measured using EDTA plasma and sodium fluoride (NaF) plasma in final-year students. This experimental study employed a comparative design involving two types of anticoagulants using blood samples collected from 20 respondents. Venous blood samples were collected using a vacutainer system, with 3 mL drawn into an EDTA tube and 2 mL into a NaF tube. Random blood glucose levels were measured using the enzymatic hexokinase method. The results showed that the mean random blood glucose level was 86.05 mg/dL in EDTA plasma and 89.80 mg/dL in NaF plasma, with a mean difference of 3.75 mg/dL. The paired t-test demonstrated a statistically significant difference between the two sample types. NaF plasma produced higher glucose levels than EDTA plasma because it effectively inhibited glycolysis, thereby maintaining glucose stability throughout the analytical process.