Polusi udara di lingkungan industri farmasi sering didominasi oleh partikulat halus (PM) dan gas berbahaya seperti karbon monoksida (CO) yang dapat mengganggu kesehatan pekerja dan kualitas produk. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bio-hybrid HEPA filter berbasis kertas daur ulang, serabut kelapa, dan arang aktif sebagai alternatif filter ramah lingkungan, ekonomis, dan efektif untuk pengendalian PM hingga ukuran 0,25 µm dan gas CO. Prototipe filter disusun dalam tiga lapisan: penyaring mekanik (kertas daur ulang), penyaring berpori alami (serabut kelapa), dan lapisan adsorpsi (arang aktif). Uji performa dilakukan menggunakan particle counter dan pengujian gas sederhana. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi ketiga material menghasilkan efisiensi filtrasi PM2.5 sebesar 90,21% dan penurunan konsentrasi CO sebesar 94,88%, lebih tinggi dibandingkan filter berbahan tunggal. Peningkatan ini terutama dipengaruhi oleh luas permukaan dan volume pori arang aktif yang mendukung mekanisme adsorpsi gas. Temuan ini menunjukkan bahwa bio-hybrid filter memiliki potensi sebagai media filtrasi alternatif yang efektif, berkelanjutan, dan dapat diterapkan pada fasilitas industri farmasi skala kecil hingga menengah. Produk ini juga berpeluang dikembangkan sebagai solusi penyaring udara berbasis biomassa lokal yang mudah diproduksi dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2026