Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Mewujudkan Ketahanan Keluarga Long Distance Marriage (LDM) Perspektif Mubādalah Faqihuddin Abdul Qadir Suci Ramadhani Putri; Baiq Ratna Mulhimmah; Nizamudin
MAHAKIM Journal of Islamic Family Law Vol 9 No 1 (2025): June 2025
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/mahakim.v9i1.624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya mewujudkan ketahanan keluarga pada pasangan long distance marriage (LDM) melalui perspektif mubādalah yang dikembangkan oleh Faqihuddin Abdul Qadir. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Sumber data utama berasal dari karya Qirā’ah Mubādalah serta literatur hukum keluarga Islam, tafsir, dan psikologi keluarga yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan keluarga dalam konteks LDM dapat diwujudkan melalui penerapan lima pilar mubādalah, yaitu: komitmen pada ikatan janji yang kokoh (mitsāqan ghalīzhan), prinsip berpasangan dan berkesalingan (zawaj), sikap saling memberi kenyamanan (tarādhin), saling memperlakukan dengan baik (mu’āsyarah bil ma’ruf), dan musyawarah dalam pengambilan keputusan keluarga (musyawarah). Implementasi prinsip tersebut memperkuat ketahanan emosional, komunikasi, serta keseimbangan peran antara suami dan istri dalam menghadapi tantangan keterpisahan fisik. Perspektif mubādalah tidak hanya menekankan kesetaraan dan keadilan gender, tetapi juga menghadirkan solusi teologis, yuridis, dan praktis bagi keluarga LDM dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan prinsip kesalingan dan keadilan menjadi dasar penting dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
SOCIAL MEDIA MANAGEMENT FOR ISLAMIC DA’WAH: A STUDY OF HABIB JA’FAR’S SOCIAL MEDIA CONTENT USING AN INCLUSIVE DA’WAH APPROACH NIZAMUDIN
TASAMUH : Jurnal Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 24 No. 1 (2026): Innovative Da'wah for Sustainable Muslim Societies
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tasamuh.v24i1.14096

Abstract

  The rapid development of digital media has transformed the ways religious messages are produced, circulated, and received, creating both opportunities and challenges for religious communicators. This study examines the social media management strategy implemented by Habib Husein Ja’far Al Hadar, one of the most influential millennial preachers in Indonesia, through the theoretical framework of inclusive da’wah. Using a qualitative descriptive approach combined with content analysis and framing analysis, this study systematically analyzes Habib Ja’far’s digital content on Instagram (@husein_hadar), TikTok (@huseinjafar), YouTube (Jeda Nulis and Log In by Deddy Corbuzier), as well as various cross-platform collaborations. The findings reveal a multilayered and sophisticated model of social media management based on five main pillars: (1) content adaptation according to platform characteristics, (2) algorithmic optimization through audience engagement engineering, (3) the construction of inclusive interreligious narratives, (4) audience co-creation and participatory communication, and (5) brand identity consistency within digital flexibility. Habib Ja’far’s approach demonstrates that inclusive da’wah is not merely a theological orientation, but a strategic communication framework that integrates Islamic values of rahmah, tawassuth, and hikmah with the principles of contemporary digital marketing.