Andi Agusniati
Program Studi Pendidikan Dasar, Program Pascasarjana, Universitas Bosowa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi Pedagogik Dan Profesional Terhadap Kinerja Guru Tersertifikasi Di Gugus V Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar Zainuddin Basri; Muhammad Yunus; Andi Agusniati
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional terhadap kinerja guru tersertifikasi di Gugus V Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. Kompetensi pedagogik mencerminkan kemampuan guru dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, sedangkan kompetensi profesional mencerminkan penguasaan materi dan kemampuan mengembangkan profesi secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah 35 guru tersertifikasi di lima sekolah dasar negeri. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang telah divalidasi melalui uji ahli dan diuji reliabilitasnya menggunakan SPSS versi 27. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, sedangkan kompetensi profesional juga berpengaruh namun dalam tingkat kontribusi yang lebih rendah. Secara simultan, kedua kompetensi tersebut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kinerja guru. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kompetensi guru secara menyeluruh, baik dari sisi pedagogik maupun profesional, menjadi kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan. Oleh karena itu, penguatan kompetensi melalui pelatihan yang terintegrasi dan dukungan kelembagaan yang berkelanjutan sangat direkomendasikan sebagai upaya strategis meningkatkan kualitas guru tersertifikasi di lingkungan sekolah dasar. This study aims to analyze the influence of pedagogical competence and professional competence on the performance of certified teachers in Cluster V of Tamalanrea District, Makassar City. Pedagogical competence reflects the teacher's ability to design, implement, and evaluate learning processes that align with students’ characteristics, while professional competence refers to the mastery of subject matter and the ability to develop the teaching profession continuously. This research employed a quantitative approach with a correlational method. The study population consisted of 35 certified teachers from five public elementary schools. Data were collected through a validated Likert-scale questionnaire, with instrument reliability tested using SPSS version 27. Regression analysis revealed that pedagogical competence had a significant influence on teacher performance, while professional competence also had a positive effect but to a lesser extent. Simultaneously, both competencies significantly affected overall teacher performance. These findings highlight that the comprehensive improvement of teacher competence, both pedagogical and professional, is crucial in enhancing educational quality. Therefore, strengthening competencies through integrated training programs and continuous institutional support is strongly recommended as a strategic effort to improve the quality of certified teachers in primary education settings.
Pengaruh Penggunaan Media Comic Strip Terhadap Pemahaman Konsep Perundungan Pada Siswa Kelas V UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda Kota Makassar Syahrani Syahrani; Asdar Asdar; Andi Agusniati
Jounal of Primary Education Vol 6 No 2 (2026): Bosowa Journal of Education, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i2.6218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media comic strip terhadap pemahaman konsep perundungan pada siswa sekolah dasar. Fenomena perundungan yang masih terjadi di lingkungan pendidikan dasar menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang mampu menumbuhkan kesadaran sosial, empati, dan karakter anti-kekerasan sejak dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental design) yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang diajar menggunakan media comic strip dan kelompok kontrol yang diajar dengan metode konvensional. Subjek penelitian adalah siswa kelas V UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda Kota Makassar dengan jumlah 58 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep perundungan yang telah divalidasi mencakup indikator mengenali bentuk perundungan, memahami dampaknya, serta menentukan tindakan pencegahan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman konsep perundungan di kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Media comic strip membantu siswa memahami nilai-nilai moral dan sosial melalui visualisasi cerita yang kontekstual dan menarik. Pembelajaran menjadi lebih bermakna karena siswa terlibat aktif dalam menafsirkan pesan moral serta merefleksikan perilaku sosial di lingkungan sekolah. Penelitian ini menunjukkan bahwa comic strip merupakan media efektif dalam membangun pemahaman konseptual dan karakter positif siswa, sekaligus relevan dengan semangat Kurikulum Merdeka yang berfokus pada pembelajaran berbasis nilai kemanusiaan. This study aims to analyze the effect of using comic strip media on students’ conceptual understanding of bullying in elementary schools. The ongoing phenomenon of bullying in primary education highlights the need for learning strategies that can foster social awareness, empathy, and anti-violence character from an early age. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design involving two groups: an experimental group taught using comic strip media and a control group taught through conventional methods. The participants consisted of 58 fifth-grade students from UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda, Makassar, selected through a purposive sampling technique. The research instrument was a validated conceptual understanding test covering indicators such as recognizing forms of bullying, understanding its impacts, and identifying preventive actions. The analysis results revealed a significant improvement in the experimental group’s conceptual understanding compared to the control group. The comic strip media helped students comprehend moral and social values through contextual and visually engaging storytelling. Learning became more meaningful as students actively interpreted moral messages and reflected on social behavior within the school environment. This study demonstrates that comic strip media is an effective educational tool to enhance conceptual understanding and foster positive character development, aligning with the Merdeka Curriculum that emphasizes value-based and human-centered learning.