Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi Peserta BIPA Daring melalui Topik Keindahan Batik Nusantara Devita Apriani; Enny Hidajati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 12 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i12.320

Abstract

Keterampilan menulis merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Namun, pemelajar BIPA masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide, menggunakan kosakata, dan menerapkan tata bahasa secara tepat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan keterampilan menulis teks deskripsi melalui topik Keindahan Batik Nusantara. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Program BIPA Universitas Bina Darma dengan melibatkan pemelajar asing tingkat lanjut. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi, pendampingan menulis, dan evaluasi hasil tulisan peserta. Batik Nusantara dimanfaatkan sebagai media pembelajaran untuk membantu peserta mengamati objek, memperkaya kosakata, serta mengembangkan ide dalam bentuk teks deskripsi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menyusun teks deskripsi yang memuat informasi mengenai motif, warna, bentuk, dan karakteristik batik. Peserta juga mampu mengaitkan objek yang dideskripsikan dengan informasi budaya yang diperoleh selama pembelajaran. Dengan demikian, topik Keindahan Batik Nusantara efektif digunakan untuk mendukung keterampilan menulis sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia kepada pemelajar BIPA.
Satu Kelas, Puluhan Sajak Mengabadikan Momen Inspiratif Merangkai Puisi di XI IPA 4 Atini Dewi Y; Enny Hidajati; Kurnia Kurnia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 10 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i10.281

Abstract

Pembelajaran sastra di kelas sains seringkali dianggap sebagai tantangan tersendiri karena adanya stereotip bahwa siswa jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) cenderung lebih dominan menggunakan logika daripada perasaan. Artikel ini mendeskripsikan proses kreatif penulisan puisi yang terjadi di kelas XI IPA 4. Melalui pendekatan ekspresif dan kontekstual, kegiatan ini berhasil mematahkan stigma tersebut. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa siswa XI IPA 4 mampu menghasilkan puluhan sajak yang variatif, mulai dari kritik sosial, kegelisahan akademik, hingga romansa remaja. Puisi memiliki kekuatan untuk menyampaikan gagasan kompleks melalui bahasa yang padat makna dan metaforis. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi literasi sastra di kelas sains dapat menjadi katarsis emosional dan sarana pengembangan kreativitas yang efektif.