Notaris dalam menjalankan kewenangan dan kewajibannya sangat memerlukan bantuan tenaga kerja yang dalam hal ini adalah pekerja/karyawan notaris. Karyawan Notaris memegang peran yang cukup penting untuk membantu kinerja Notaris dalam melayani jasa pembuatan akta, seperti membantu menyiapkan pembuatan, melakukan pendaftaran dan mengesahkan surat-surat atau akta-akta yang dibuat dibawah tangan dan menjadi saksi dalam peresmian akta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: a) Bentuk perjanjian kerja antara pekerja dengan Notaris di Medan Nasution, SH, .,b) hak dan kewajiban yang timbul dari perjanjian kerja antara pekerja dan notaris dan bentuk penyelesaian apabila terjadi wanprestasi yang dilakukan dari notaris terhadap pekerjanya. Metode penelitian yang digunakan Adalah metode penelitian yuridis empiris. Penelitian ini menggunakan penelitian yuridis empiris. Penelitian hukum yang mengutamakan data primer daripada data sekunder, walaupun tetapm membutuhkan data sekunder berupa undang-undang, buku, hasil penelitaian dan kamus. Untuk mengatasi kesenjangan dalam penelitian maka diambul data dilapangan dalam bentuk wawancara dengan sejumlah responden. Temuan penelitian Adalah bahwa hubungan kerja antara pekerja dengan notaris Khairul Anwar Nasution, SH dalam bentuk tidak tertulis yang memang diperbolehkan dalam undang-undang. Dalam prakteknya hubungan kerja telah melahirkan hak dan kewajiban bagi kedua belah pihak dengan landasan kepercayaan dan kekeluargaan. Notaris menunaikan kewajibannya dengan membayar gaji dan ongkos-ongkos dan sementara pekerja menunaikan kewajiban pekerjaannya sesuai dengan apa yang diperintahkan, sehingga sejauh ini tidak ada wanprestasi yang dilakukan oleh notaris.