Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pengembangan Mental dan Karakter untuk Mewujudkan Wirausaha Mandiri Aida Merisa Sutisna Putri; Amelia Fauziah; Wina Sri Wahyuni; Mursidin
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 11 (2026): NJMS - Juni 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era globalisasi dengan persaingan ekonomi yang semakin ketat, kewirausahaan menjadi solusistrategis untuk mewujudkan kemandirian ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja. Namun, keberhasilan berwirausaha tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis dan pengetahuan bisnis, melainkan juga oleh kekuatan mental serta karakter positif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pentingnya pengembangan mental dan karakter dalam kewirausahaan serta merumuskan strategi yang efektif untuk mewujudkan wirausaha mandiri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi literatur. Data diperoleh melalui dokumentasi dari jurnal ilmiah, buku, dan sumber terpercaya yang terbit pada tahun 2018–2025, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis konten tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mental kewirausahaan meliputi rasa percaya diri, optimisme, motivasi, daya juang, dan keberanian menghadapi risiko. Sementara itu, karakter kewirausahaan mencakup disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kreativitas, ketekunan, serta pola pikir berkembang (growth mindset). Pengembangan kedua aspek tersebut dapat dilakukan melalui pengenalan diri, pembelajaran berkelanjutan, pendidikan berbasis proyek, praktik usaha langsung, pendampingan, serta penciptaan lingkungan yang mendukung. Mental dan karakter yang kuat memberikan dampak positif berupa meningkatnya keyakinan dalam mengambil keputusan, ketahanan menghadapi tantangan, munculnya inovasi, serta terjaganya keberlangsungan usaha. Lembaga pendidikan juga memiliki peran penting dalam membentuk jiwa kewirausahaan melalui pembelajaran yang berorientasi praktik. Dengan demikian, pengembangan mental dan karakter menjadi fondasi utama dalam mempersiapkan individu sebagai wirausahawan mandiri, adaptif, dan berdaya saing di dunia usaha modern
Nilai-Nilai Kewirausahaan dalam Islam dan Relevansinya di Era Modern Septi Revalina Nurul Azmi; Resti Kusmiati; Moh. Azmie Maulidie Suherlan; Mursidin
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 11 (2026): NJMS - Juni 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan era modern dan digital menuntut integrasi antara nilai ekonomi dan etika dalam praktik kewirausahaan, sehingga diperlukan landasan nilai-nilai kewirausahaan dalam Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kewirausahaan dalam perspektif Islam, karakteristik wirausaha ideal, relevansi nilai-nilai tersebut di era modern, serta tantangan dan strategi penguatannya Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) melalui pendekatan Narrative Literature Review. Data diperoleh dari Al-Qur’an, hadis, dan berbagai literatur ilmiah yang dipilih berdasarkan kriteria relevansi kajian, kemudian dianalisis secara deskriptif-naratif melalui proses reduksi data, pengelompokan tema, dan sintesis hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewirausahaan Islam berlandaskan pada nilai kejujuran (shiddiq), amanah, tabligh, dan fathanah, serta prinsip syariah seperti larangan riba, gharar, dan maysir. Nilai-nilai tersebut relevan dalam menghadapi dinamika ekonomi modern, namun implementasinya menghadapi berbagai tantangan seperti persaingan global, praktik bisnis tidak etis, dan pengaruh sistem ekonomi konvensional. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan melalui internalisasi nilai Islami, inovasi berbasis syariah, serta pemanfaatan teknologi digital secara etis. Dengan demikian, kewirausahaan Islam dapat menjadi solusi dalam membangun sistem bisnis yang berkelanjutan, berkeadilan, dan bermoral.
Improvisation Efforts in Islamic Educational Institutions: To Achieve Global Competitiveness Ratu Suntiah; Mursidin; Ahmad Nanda Maulana; Sahrul Fadhil; Fahren Sepujan Nasution
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i1.1989

Abstract

The world of education is now competing globally due to rapid advances in technology and information. Education serves as a benchmark for a country's progress because it shapes a generation with the ability to improve their skills and produce new information. Furthermore, educational institutions must improvise with changing times, and educational institutions must have a curriculum that is appropriate for global competition. Therefore, the purpose of this paper is for Islamic educational institutions to increase their competitiveness by improvising and refining a more relevant curriculum that can produce more adaptive Islamic educational values, thus creating students and a generation that is creative, innovative, religious, and moral, thus able to have global competitiveness.