Jumriani
Universitas Sulawesi Barat

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

A UTAUT2-Based Model for Predicting AI Acceptance and Use among Physics Pre-service Teachers Hilman Qudratuddarsi; Jumriani; Risman Saputra
COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 12 No 2 (2026): Compton: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika
Publisher : Prodi Pendidikan Fisika Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/cjipf.v12i2.21450

Abstract

The rapid emergence of Generative AI has created new opportunities and challenges in teacher education, particularly in STEM fields that rely on conceptual understanding and problem-solving. This cross-sectional survey investigated Generative AI acceptance and use among Indonesian Generation Z pre-service physics teachers using the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2). Data were collected from 249 students at three universities through an adapted questionnaire and analyzed using partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM). The measurement model demonstrated strong reliability, convergent validity, and discriminant validity. The structural model showed that performance expectancy, social influence, hedonic motivation, facilitating conditions, and habit significantly predicted behavioral intention, whereas effort expectancy was not significant. Habit emerged as the strongest predictor of behavioral intention and a strong predictor of AI use, while behavioral intention exerted the largest direct effect on AI use. Facilitating conditions significantly predicted behavioral intention but did not directly predict AI use. The model explained 80.4% of the variance in behavioral intention and 76.8% in AI use. These findings highlight the importance of routinized digital practices, intention formation, and institutional support in preparing physics pre-service teachers to integrate Generative AI into future teaching.
Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme berbasis STEM Project sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Nor Indriyanti; Kasmiati; Jumriani; Hilman Qudratuddarsi; Nur Intan; Aco Hebriawan
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10403

Abstract

yang berdampak pada lingkungan, kesehatan, serta sosial-ekonomi masyarakat. Sampah organik yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menghasilkan gas metana, menimbulkan bau, serta menjadi sumber penyakit. Salah satu solusi inovatif untuk mengurangi timbulan sampah organik adalah melalui pemanfaatan eco-enzyme, yakni cairan hasil fermentasi limbah sayuran dan buah dengan tambahan gula dan air, yang dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami maupun pupuk organik ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan eco-enzyme kepada siswa SMPN 7 Majene dengan pendekatan STEM Project-Based Learning. Metode pelaksanaan meliputi tahap perencanaan dan persiapan, tahap pelaksanaan melalui ceramah interaktif dan praktik langsung, serta tahap evaluasi dan pelaporan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, keterampilan, serta sikap peduli lingkungan pada siswa. Evaluasi juga mengungkap antusiasme yang tinggi dari peserta, meskipun terdapat keterbatasan pada durasi fermentasi yang belum mencapai tahap akhir. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini dan direkomendasikan untuk dilanjutkan sebagai program berkelanjutan di sekolah.
Penguatan Motivasi Siswa Belajar Kosakata Bahasa Inggris melalui Pelatihan Berbantuan Wordwall Umar; Hilman Qudratuddarsi; Nor Indriyanti; Jumriani; Rahmah D. Mappata; Nur Intan
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10404

Abstract

Kemampuan berbahasa Inggris merupakan kompetensi dasar yang penting bagi generasi muda di era globalisasi dan Revolusi Industri 4.0. Namun, siswa di daerah masih menghadapi kendala rendahnya motivasi dan keterbatasan kosakata akibat metode pembelajaran yang monoton dan minim interaksi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan penguasaan kosakata siswa melalui pelatihan berbantuan Wordwall dan Generative AI. Metode pelaksanaan mencakup tiga tahap, yaitu: (1) perencanaan dan persiapan berupa survei kebutuhan, koordinasi teknis, dan penyusunan materi pelatihan berbasis kosakata tematik; (2) pelaksanaan pelatihan interaktif melalui berbagai permainan edukatif Wordwall seperti Match Up, Anagram, Find the Match, dan Quiz Show; serta (3) evaluasi dan refleksi melalui posttest dan kuesioner motivasi belajar. Hasil kegiatan menunjukkan pemahaman yang sangat baik pada nilai post-test dan motivasi belajar siswa. Siswa menjadi lebih antusias, aktif berpartisipasi, serta menunjukkan pemahaman kosakata yang lebih baik melalui pendekatan learning by doing dan gamification. Dengan demikian, penggunaan media interaktif berbasis teknologi terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi kosakata siswa, serta dapat dijadikan model pembelajaran alternatif pada sekolah menengah untuk mendukung implementasi Merdeka Belajar.