This Author published in this journals
All Journal Educational Journal
Safinatunnajah Alya Darmawan
Universitas PGRI Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

AI sebagai Mitra Kognitif: Dampak Penggunaan AI terhadap Kemampuan Kognitif Mahasiswa PGSD dan Strategi Literasi Berbasis Scaffolding Febby Saputri; Safinatunnajah Alya Darmawan; Bintang Creatifany Prayugi; Dimas Rusma Miftakhul Ikhsan; Elchi Aurelia Tiftazani; Fauzan Ahmad Ramadhan; Mahilda Dea Komalasari
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/qccbhs89

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan tinggi, termasuk dalam proses belajar mahasiswa. Kehadiran berbagai platform AI generatif seperti ChatGPT memberikan kemudahan dalam pencarian informasi, penyelesaian tugas akademik, serta pengembangan ide dan kreativitas. Namun, penggunaan AI yang semakin masif juga memunculkan kekhawatiran terkait dampaknya terhadap kemampuan kognitif mahasiswa, khususnya kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kemandirian belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan AI terhadap kemampuan kognitif mahasiswa serta merumuskan kerangka penggunaan AI yang bertanggung jawab dalam pendidikan tinggi. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan thematic analysis terhadap lima artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2023–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI memberikan dampak positif berupa peningkatan efisiensi belajar, kemudahan akses informasi, dukungan pemahaman konsep yang kompleks, serta pengembangan kreativitas dan kemampuan pemecahan masalah. Di sisi lain, penggunaan AI yang berlebihan berpotensi menimbulkan ketergantungan teknologi (AI dependency), menurunkan kemampuan berpikir kritis, mengurangi kemandirian belajar, dan memunculkan fenomena cognitive offloading. Berdasarkan temuan tersebut, penggunaan AI perlu diarahkan melalui penguatan literasi AI, pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills), pembelajaran berbasis refleksi, serta penerapan etika akademik. Dengan demikian, AI dapat berfungsi sebagai mitra kognitif yang mendukung proses pembelajaran tanpa menggantikan peran berpikir mahasiswa.