Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

EFEKTIVITAS MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS MULTISENSORIS DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SD INKLUSI Mahilda Dea Komalasari
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 5, No 2: Agustus 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v5i2.11213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas multimedia interaktif berbasis multisensoris dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di sekolah dasar inklusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dengan subjek siswa kelas II SDN Karanganyar. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket, wawancara, dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah uji t dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan prestasi belajar siswa antara yang menggunakan dan tidak menggunakan multimedia interaktif berbasis multisensoris dalam pembelajaran. (2) Multimedia interaktif berbasis multisensoris efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini ditunjukan dari hasil uji coba lapangan yang diperoleh skor uji-t -19.061 dengan Sig. 0,000. Hal itu menunjukkan bahwa terdapat peningkatan prestasi belajar siswa yang signifikan antara sebelum dan setelah pembelajaran menggunakan multimedia interaktif berbasis multisensoris. Adanya perbedaan prestasi belajar dengan menggunakan multimedia interaktif berbasis multisensoris, dapat dijadikan informasi dan bahan pertimbangan tentang pemanfaatan media yang sesuai dengan karakteristik siswa sehingga diharapkan siswa lebih mudah dalam belajar dan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
EFEKTIVITAS MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS MULTISENSORIS DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SD INKLUSI Mahilda Dea Komalasari; Bayu Pamungkas
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 5, No 2: Agustus 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.234 KB) | DOI: 10.26555/jpsd.v5i2.12582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas multimedia interaktif berbasis multisensoris dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di sekolah dasar inklusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dengan subjek siswa kelas II SDN Karanganyar. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket, wawancara, dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah uji t dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan prestasi belajar siswa antara yang menggunakan dan tidak menggunakan multimedia interaktif berbasis multisensoris dalam pembelajaran. (2) Multimedia interaktif berbasis multisensoris efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini ditunjukan dari hasil uji coba lapangan yang diperoleh skor uji-t -19.061 dengan Sig. 0,000. Hal itu menunjukkan bahwa terdapat peningkatan prestasi belajar siswa yang signifikan antara sebelum dan setelah pembelajaran menggunakan multimedia interaktif berbasis multisensoris. Adanya perbedaan prestasi belajar dengan menggunakan multimedia interaktif berbasis multisensoris, dapat dijadikan informasi dan bahan pertimbangan tentang pemanfaatan media yang sesuai dengan karakteristik siswa sehingga diharapkan siswa lebih mudah dalam belajar dan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
PENDAMPINGAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Mahilda Dea Komalasari; Ari Wibowo; Deri Anggraeni
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): JAIM-Jurnal Abdi Masyarakat
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v2i1.236

Abstract

Nama kegiatan ini adalah pendampingan gerakan literasi sekolah dalam pembelajaran disekolah dasar. Pendampingan gerakan literasi sekolah memang penting dilaksanakan untukmeningkatkan angka minat baca siswa melalui kegiatan GLS (Gerakan Literasi Sekolah).Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendampingan pelaksanaan gerakanliterasi sekolah dalam pembelajaran. Sasaran pengabdian adalah guru SDN Donotirto.Pendampingan gerakan literasi sekolah dalam pembelajaran ini akan dilakukan sebanyak 4kali. Pendampingan pada pertemuan pertama dilakukan penyuluhan tentang gerakan literasisekolah yang efektif dengan alokasi waktu 2-3 sks, dan pendampingan ke-2 sampai ke-4dilakukan monitoring pelaksanaan gerakan literasi sekolah dalam pembelajaran di SDNDonotirto dengan alokasi waktu 3-4 sks. Hasil yang dicapai yaitu pembiasaan 15 menitmembaca sebelum jam pelajaran; menata perpustakaan; menciptakan lingkungan yang kayateks dengan memasang slogan dan poster; dan menata kelas yang kaya teks dan nyamanuntuk siswa belajar.
Integration Of The Living Values Education Program (LVEP) In The Merdeka Curriculum Mahilda Dea Komalasari; An-Nisa Apriani
Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Vol. 10 No. 1 (2023): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/esjurnal.v10i1.4084

Abstract

This study is important for examine the integration of the Life Values Education Program (LVEP) into the Merdeka Curriculum. This research is important because character is one of the crucial aspects that affect the progress of the nation. To create a nation with character, strategic steps are needed. This research is a descriptive qualitative research with a literature review. The results of this study are that the merdeka curriculum is an idea that frees teachers and students in determining the learning system. The merdeka curriculum aims to create fun learning for teachers and students because so far education in Indonesia has emphasized knowledge rather than affective or skill aspects. The merdeka curriculum also emphasizes aspects of character development that are in accordance with the values of the Indonesian nation which are summarized in the Pancasila student profile. LVEP has been integrated into the Merdeka Curriculum but there are several obstacles faced by teachers in implementing it. Obstacles related to understanding range from not understanding the essence of the merdeka curriculum. As well as difficulties in creating teaching modules that integrate LVEP. Finally, at the evaluation stage, teachers experience difficulties in making assessments related to LVEP integration.
PENDAMPINGAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Mahilda Dea Komalasari; Ari Wibowo; Deri Anggraeni
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2018): JAIM-Jurnal Abdi Masyarakat
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v2i1.236

Abstract

Nama kegiatan ini adalah pendampingan gerakan literasi sekolah dalam pembelajaran disekolah dasar. Pendampingan gerakan literasi sekolah memang penting dilaksanakan untukmeningkatkan angka minat baca siswa melalui kegiatan GLS (Gerakan Literasi Sekolah).Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendampingan pelaksanaan gerakanliterasi sekolah dalam pembelajaran. Sasaran pengabdian adalah guru SDN Donotirto.Pendampingan gerakan literasi sekolah dalam pembelajaran ini akan dilakukan sebanyak 4kali. Pendampingan pada pertemuan pertama dilakukan penyuluhan tentang gerakan literasisekolah yang efektif dengan alokasi waktu 2-3 sks, dan pendampingan ke-2 sampai ke-4dilakukan monitoring pelaksanaan gerakan literasi sekolah dalam pembelajaran di SDNDonotirto dengan alokasi waktu 3-4 sks. Hasil yang dicapai yaitu pembiasaan 15 menitmembaca sebelum jam pelajaran; menata perpustakaan; menciptakan lingkungan yang kayateks dengan memasang slogan dan poster; dan menata kelas yang kaya teks dan nyamanuntuk siswa belajar.
Living Values Education Program (LVEP) Sebagai Penguatan Profil Pelajar Pancasila Peserta Didik Dalam Kurikulum Merdeka Apriani, An-Nisa; Komalasari, Mahilda Dea
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2024.15(2).227-235

Abstract

Kurikulum Merdeka telah berhasil mengintegrasikan pendidikan  karakter melalui profil pelajar pancasila, namun tantangan-tantangan  dalam  implementasi  masih  terlihat. Seperti kurangnya pemahaman dan penerapan guru dalam mengintegrasikan  pendidikan  karakter profil pelajar Pancasila dalam  proses  pembelajaran sehingga berdampak pada krisis moral peserta didik. Dalam menghadapi  tantangan  ini,  salah satu strategi atau model pembelajaran yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran untuk  memastikan integrasi pendidikan  karakter yang efektif  dan  konsisten guna memperkuat profil pelajar Pancasila pada peserta didik yaitu Living Values: An Educational Program (LVEP). Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan tentang cara penguatan profil pelajar Pancasila dalam kurikulum Merdeka melalui Living Values Education Program (LVEP). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan tinjauan pustaka. Prosedur pengumpulan data penelitian  terdiri  dari:  1) editing; 2). organizing;  dan  3) finding.Uji  validitas  yang  digunakan  yairu triangulasi sumber data.Teknik analisis data yang digunakan antara lain pengumpulan data, reduksi data, penyajian  data (display  data),  selanjutnya penarikan  kesimpulan.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Living Values Education Program dapat diterapkan oleh guru-guru sebagai salah satu strategi atau program unggulan dalam penguatan profil pelajar Pancasila bagi peserta didik dalam proses pembelajaran sehingga peserta didik memiliki moral yang baik dan berakhlak mulia. LVEP mencakup aktivitas-aktivitas nilai seperti berefleksi, berimajinasi, berdialog, berkomunikasi, berkreasi, mebuat tulisan, kkarya seni, lagu-lagu, dan bermain dengan nilai-nilai yang diajarkan. Aktivitas LVEP dirancang untuk mengajak pesreta didik untuk memikirkan diri sendiri, orang lain dan dunia serta mendalami, mengalami, dan mengeksplorasi tentang nilai dalam kehidupan sehari-hari sehingga peserta didik memperoleh pengalaman langsung yang bermakna. Kata Kunci: Living Values Education Program, Profil Pelajar Pancasila, Kurikulum Merdeka
ANALISIS PEMBELAJARAN TEMATIK SD : MAKNA DAN PENYEBUTAN BILANGAN CACAH DARI BUNYI HURUF VOKAL DAN HURUF KONSONAN Lintang Nur Azizah; Gita Apriliana; Alvin Dewana Andaru; Redemtus Pulo Kelen; Mahilda Dea Komalasari
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i4.1719

Abstract

Mempelajari suatu hal tidak hanya terbatas pada waktu tertentu, namun dapat dilakukan melalui berbagai cara dengan memaksimalkan indra yang dimiliki oleh manusia. Sesuai dengan tahap perkembangannya, anak SD itu masih melihat sesuatu sebagai suatu keutuhan. Tema tertentu akan menjadi sesuatu yang sifatnya pokok dan sangat penting dalam menstimulasi cara berpikir anak seusia SD. Hadirnya pembelajaran tematik menuntut para guru untuk melakukan metode pembelajaran yang tepat. Perlu langkah cerdas dalam pengoptimalan model pembelajaran yang diberikan. Hal ini karena dalam perancangan dan pelaksanaan evaluasi, lebih mengedepankan pada evaluasi berbasis proses. Guru wajib mendorong dan mendukung pertumbuhan intelektual siswanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi pembelajaran tematik di sekolah dasar dan mengetahui mengenai bilangan cacah, bunyi huruf konsonan dan huruf vokal. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mengenal bilangan cacah tentunya siswa harus mempelajari gabungan dari kedua jenis huruf vokal dan huruf konsonan agar bisa membacanya.
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) PADA PESERTA DIDIK KELAS IV A SD N NGEBUNG BERAN KULONPROGO Andina Puji Lestari; Mahilda Dea Komalasari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12341

Abstract

Indonesian language teaching in elementary schools is essential for optimizing students' language skills and academic achievement. However, observations implemented in grade four A at Ngebung Beran Elementary School indicate that Indonesian language learning achievement is low, reinforced by low learning achievement far below the Minimum Competency (KKM). By using the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) learning model, this study aims to improve Indonesian language learning achievement. The Kemmis and McTaggart Classroom Action Research (CAR) model, applied in this study, is divided into two cycles: planning, action implementation, observation, and reflection. In the second semester of the 2024–2025 academic year, eighteen grade IV A students from Ngebung Beran Elementary School became the research subjects. A learning achievement evaluation test in the form of multiple-choice questions and essays was used to collect data, and the percentage of learning completion was analyzed descriptively by calculating the percentage of learning completion. The research findings show that learning achievement increased in each cycle. Learning completion only reached 38.9% in the pre-cycle phase. This figure increased to 50% in the first cycle and 77.7% in the second cycle, exceeding the established success indicator of 75%. Furthermore, there was a significant increase in both teacher and student participation. As a result, fourth-grade students at SDN Ngebung Beran demonstrated improved Indonesian language skills thanks to the implementation of the CIRC learning model.