Penggunaan media pembelajaran merupakan komponen penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang menarik, interaktif, dan bermakna, terutama dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media konvensional (media bahtera Nuh, gambar hewan untuk diwarnai, dan pensil warna) serta media digital (video pembelajaran dan komik edukatif) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di SDS 2 Kristen Palangka Raya. Kegiatan praktik mengajar ini dilaksanakan dalam satu pertemuan yang dibagi menjadi dua sesi, melibatkan 19 siswa dari kelas I sampai V. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi dan angket motivasi yang diberikan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media konvensional membantu siswa memahami kisah Nabi Nuh secara lebih konkret dan menyenangkan, sementara media digital membantu siswa memahami materi tentang kasih berdasarkan 1 Korintus 13:4 melalui tampilan visual dan cerita yang dekat dengan kehidupan mereka. Data observasi mengungkapkan bahwa siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi, partisipasi aktif, fokus perhatian, serta keberanian dalam menjawab pertanyaan dan mengemukakan pendapat. Kombinasi media konvensional dan digital terbukti efektif menciptakan suasana belajar yang hidup, interaktif, dan bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran yang bervariasi berkontribusi positif terhadap peningkatan motivasi belajar dan pemahaman siswa terhadap materi Pendidikan Agama Kristen.