Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan BCS dengan Tampilan Reproduksi Sapi Perah pada Peternak Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang Bayu Dwi Setiawan; Aqil Adyatama; Vian Dwi Chalisty; Nain Ufidiyati
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.480

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana Body Condition Score (BCS) memengaruhi reproduksi sapi perah pada peternak kecil di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Setidaknya 45 ekor sapi perah Friesian Holstein (PFH) telah melahirkan untuk penelitian ini. Survei kami bersifat observasional dengan pengambilan sampel yang disengaja. BCS (1-5), umur (3-5), dan bulan laktasi (1-6) diukur. Regresi linier sederhana dan korelasi Pearson digunakan dalam SPSS 26.0. BCS memiliki koefisien korelasi dan persamaan regresi sedang dengan layanan per konsepsi (0,459 dan Y = 4,33–1,09 X), estrus pasca melahirkan (0,594 dan Y = 202,3–38,831 X), dan hari terbuka (0,498 dan). Penelitian menunjukkan hubungan sedang antara BCS dan Reproductive Performance. Asupan nutrisi memengaruhi Reproductive Performance, bukan BCS. Diet kaya nutrisi mengoptimalkan kinerja hormon reproduksi dan memengaruhi estrus sapi perah.
Potensi Pengembangan Peternakan Ayam Broiler di Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang Rizki Imam Khudori; Vian Dwi Chalisty; Aqil Adyatama
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.481

Abstract

Peternakan ayam broiler merupakan salah satu sektor peternakan yang memiliki peranan penting dalam memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat serta meningkatkan perekonomian daerah. Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang memiliki potensi dalam pengembangan usaha ayam broiler, namun masih menghadapi beberapa kendala seperti biaya produksi yang tinggi, risiko penyakit, dan fluktuasi harga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan peternakan ayam broiler di Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang berdasarkan aspek teknis, ekonomi, dan faktor pendukung maupun penghambat usaha. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari–Februari 2025 menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data penelitian terdiri atas data primer yang diperoleh melalui wawancara terhadap 20 peternak ayam broiler dan data sekunder dari instansi terkait. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan melihat karakteristik usaha, produktivitas ternak, analisis ekonomi, serta faktor potensi pengembangan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha peternakan ayam broiler di Kecamatan Mertoyudan dilakukan secara intensif dengan sistem kemitraan, rata-rata populasi pemeliharaan 5.000 ekor/periode, umur panen 35 hari, bobot badan panen 2,4 kg/ekor, FCR 1,58, mortalitas 3,2%, dan nilai indeks performa (IP) sebesar 350. Analisis ekonomi menunjukkan total biaya produksi sebesar Rp243.380.000 dengan pendapatan sebesar Rp252.000.000 sehingga diperoleh keuntungan sebesar Rp8.620.000/periode pemeliharaan. Potensi pengembangan usaha didukung oleh ketersediaan lahan, tenaga kerja, meningkatnya permintaan daging ayam, serta adanya sistem kemitraan. Faktor penghambat pengembangan meliputi risiko penyakit dan perubahan harga input produksi terutama pakan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peternakan ayam broiler di Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang memiliki peluang pengembangan yang cukup baik. Peningkatan efisiensi pakan, penerapan manajemen pemeliharaan yang optimal, penguatan biosecurity, dan pemanfaatan teknologi kandang menjadi strategi penting untuk meningkatkan keberlanjutan usaha.