Lutiyah Lutiyah
Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan dukungan spiritual keluarga dengan tingkat kecemasan orangtua anak Annisa Sofia Adiyanty; Asep Suryadin; Lutiyah Lutiyah; Ernawati Hamidah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/gccbk027

Abstract

Latar Belakang: Perawatan anak di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) sering menimbulkan kecemasan tinggi pada orangtua akibat kondisi kritis dan ketidakpastian prognosis. Dukungan spiritual keluarga diyakini berperan sebagai mekanisme coping dalam menghadapi situasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan spiritual keluarga dengan tingkat kecemasan orangtua anak yang dirawat di PICU.Metode: Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 31 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dukungan spiritual dan tingkat kecemasan.Hasil: Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan spiritual tinggi (93,5%) dan tingkat kecemasan tinggi (96,8%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan spiritual keluarga dengan tingkat kecemasan orangtua anak di PICU (p = 0,000).Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan spiritual berperan penting dalam membantu orangtua mengelola kecemasan selama anak menjalani perawatan intensif.
Hubungan kecemasan dengan kejadian komplikasi kardiovaskular mayor pada pasien dengan penyakit arteri perifer Yusti Setiawati; Ernawati Hamidah; Lutiyah Lutiyah; Hadi Abdillah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/d3skav69

Abstract

Latar Belakang: kecemasan dapat berwujud sebagai gejala psikologis seperti perasaan gelisah, ketakutan yang berlebihan, dan gejala fisik seperti palpitasi, sesak napas, dan ketegangan otot. Kecemasan sebagai aspek psikologis seringkali tidak diperhatikan dalam manajemen PAD. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan kecemasan dengan kejadian Major Adverse Cardiac Events (MACE) pada pasien dengan penyakit arteri perifer (PAD) di ruang Siti Khodijah RSUD Sekarwangi.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 37 pasien yang diambil menggunakan purpossive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk kecemasan dan lembar observasi MACE.Hasil: Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan kejadian komplikasi kardiovaskuler mayor (MACE) (p = 0,042).Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan bahwa perbedaan tingkat kecemasan berhubungan dengan variasi kejadian MACE pada responden.. Saran Melakukan dokumentasi dan pencatatan risiko MACE yang dipengaruh oleh kondisi psikologis untuk mendukung continuity of care.
Hubungan tingkat stres kerja perawat dengan kualitas pemberian asuhan keperawatan dengan kondisi gawat darurat Rudi Rudi; Ernawati Hamidah; Lutiyah Lutiyah; Hadi Abdillah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 02 (2026): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/pefm0a40

Abstract

Latar Belakang: Tingginya angka kunjungan pasien ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) menyebabkan meningkatnya tuntutan pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas sehingga menjadi tantangan bagi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan yang optimal. Perawat IGD menghadapi beban kerja tinggi akibat kondisi pasien yang tidak terduga, tingkat kegawatan yang beragam, dan tekanan waktu, sehingga rentan mengalami stres kerja. Stres kerja dapat memengaruhi konsentrasi, pengambilan keputusan, komunikasi, dan respons perawat yang berpotensi berkaitan dengan kualitas asuhan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stres kerja dengan kualitas asuhan keperawatan pada perawat IGD.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 34 perawat IGD yang diambil menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan Nursing Stres Scale (NSS) untuk stres kerja dan kuesioner Quality of Nursing Care untuk kualitas asuhan keperawatan.Hasil: Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara stres kerja dengan kualitas asuhan keperawatan (p = 0,026).Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi stres kerja perawat, semakin besar mengalami kualitas asuhan yang kurang.