Silvia Dewi Styaningrum
Program Studi Gizi Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efikasi booklet  dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang gula, garam dan lemak Endri Yuliati; Silvia Dewi Styaningrum; Siska Puspita Sari; Fera Nofiartika; Kuntari Astriana
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/6mxa9020

Abstract

Latar Belakang: Tingginya konsumsi makanan yang tinggi gula, garam, dan lemak (GGL) di kalangan remaja harus diwaspadai karena berkaitan dengan peningkatan penyakit metabolik. Peningkatan pengetahuan sebagai dasar berperilaku diharapkan dapat mengendalikan perilaku konsumsi tinggi GGL. Booklet  terbukti efektif sebagai media dalam edukasi kesehatan pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efikasi Booklet  dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang GGLMetode: Penelitian kuasi eksperimental dengan desain one group pre and post test ini dilaksanakan pada Juli – November 2025 di sebuah SMAN di Sleman, Yogyakarta. Responden penelitian berjumlah 34 siswa. Data pengetahuan diukur sebelum dan setelah intervensi dengan kuesioner yang telah divalidasi. Intervensi berupa edukasi dengan Booklet . Analisis data dilakukan dengan uji paired t-test.   Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor sebelum edukasi adalah adalah 55,59 + 13,30 sedangkan setelah edukasi adalah 76,76 + 11,47. Hasil uji statistik menunjukkan peningkatan tersebut signifikan (p<0,05) dengan skor peningkatan sebesar 21,17.Kesimpulan: Edukasi dengan media Booklet  mampu meningkatkan pengetahuan siswa tentang GGL. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan menjadi salah satu upaya promosi gizi dan kesehatan yang dapat membantu mengendalikan konsumsi GGL di masyarakat, terutama remaja.