Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana, khususnya bencana hidrometeorologi. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sejak dini adalah melalui edukasi kepada siswa di lingkungan sekolah. Namun, metode pembelajaran yang masih konvensional menyebabkan rendahnya pemahaman siswa terhadap mitigasi bencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa terkait tas siaga bencana (emergency go-bag) melalui pemanfaatan media edukatif berbasis permainan ular tangga modifikasi yang dipadukan dengan buku saku dan media game digital berbasis QR code. Metode yang digunakan adalah penyuluhan atau sosialisasi berbasis media edukatif yang dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu identifikasi dan perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi. Kegiatan ini melibatkan 30 siswa SMP Negeri 1 Manyak Payed sebagai peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari 60 pada pre-test menjadi 85 pada post-test. Selain itu, hasil kuesioner menunjukkan bahwa mayoritas siswa memberikan respons positif terhadap kegiatan yang dilaksanakan, baik dari segi kemenarikan, kemudahan pemahaman, maupun kebermanfaatannya. Dengan demikian, pemanfaatan media edukatif berbasis permainan interaktif, buku saku, dan teknologi digital terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa terhadap bencana. Kegiatan ini berpotensi untuk dikembangkan sebagai model pembelajaran mitigasi bencana yang inovatif, interaktif, dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.