Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of M-Banking Service Factors on Customer Satisfaction at Indonesian Sharia Banks Kc Mamuju Puti Mandasari; Muzdalifah Muhammadun; Syahriyah Semaun; St Aminah; Andi Bahri S
Jurnal Ekonomi Balance Vol. 20 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Perpustakaan dan Penerbitan Unismuh Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jeb.v20i2.13959

Abstract

Business competition in the banking sector is now increasingly fierce, both in domestic and international markets. The quality of customer service is the main key for banking companies to maintain customer trust and satisfaction. In providing optimal service, the bank integrates technology through Mobile Banking (m-banking) services to meet customer needs. This research aims to evaluate the influence of various aspects of m-banking, such as system security, company credibility, ease of use, and speed on customer satisfaction at Bank Syariah Indonesia KC Mamuju. Quantitative research methods were used by collecting data through questionnaires to 94 respondents. The research results show that the variables of system security, company credibility, and m-banking speed positively influence customer satisfaction, with a joint influence reaching 56.4%. Multiple linear regression analysis shows that system security (X1), company credibility (X3), and speed (X4) have a significant positive influence on customer satisfaction (Y). The resulting regression equation is Y = 2.624 + 0.227 X1 + 0.211 X3 + 0.407 X4 + e. Thus, it can be concluded that the higher the quality of m-banking services, the greater customer satisfaction at Bank Syariah Indonesia KC Mamuju will increase. However, there were 2% complaints, indicating that improvements are still needed to improve the m-banking user experience.
Analisis Kebutuhan Sumber Daya Manusia Farmasi Sebagai Dasar Perencanaan Pelayanan Kefarmasian Yang Optimal Puti Mandasari; Rezqiqah Aulia Rahmat
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1508

Abstract

Sumber daya manusia farmasi memiliki peran penting dalam menjamin mutu, keamanan, efektivitas, dan kesinambungan pelayanan kefarmasian. Ketidakseimbangan antara beban kerja dan ketersediaan tenaga farmasi dapat menyebabkan keterlambatan pelayanan, peningkatan beban kerja, penurunan mutu pelayanan, serta peningkatan risiko kesalahan penggunaan obat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan sumber daya manusia farmasi sebagai dasar perencanaan pelayanan kefarmasian yang optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis beban kerja. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan pengukuran kegiatan pelayanan kefarmasian yang meliputi skrining resep, penyiapan dan penyerahan obat, pelayanan informasi obat, pengelolaan persediaan, kegiatan administrasi, serta kegiatan kefarmasian lainnya. Analisis mempertimbangkan jumlah tenaga yang tersedia, waktu kerja efektif, volume kegiatan, dan waktu yang dibutuhkan untuk setiap kegiatan. Hasil analisis digunakan untuk mengidentifikasi kesenjangan antara ketersediaan dan kebutuhan tenaga farmasi. Perencanaan kebutuhan sumber daya manusia berbasis beban kerja diharapkan memberikan dasar yang lebih objektif dalam menentukan kebutuhan tenaga dibandingkan hanya menggunakan rasio normatif. Ketersediaan tenaga farmasi yang sesuai dengan beban kerja dapat mendukung efisiensi pelayanan, meningkatkan keselamatan pasien, dan memperkuat mutu pelayanan kefarmasian. Oleh karena itu, analisis beban kerja perlu diintegrasikan dalam perencanaan dan evaluasi sumber daya manusia secara berkala.