Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Komunikasi Interpersonal dalam Membangun Solidaritas Antar Peserta Open Trip Pondok Gede Adventure Kayshalonika Vere Voleta; Sari Ekowati
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.607

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran komunikasi interpersonal dalam membangun solidaritas antar peserta open trip pada komunitas Pondok Gede Adventure (PGA) Bekasi. Latar belakang penelitian menyoroti transformasi tren traveling menjadi gaya hidup modern, salah satunya melalui konsep open trip. Meskipun diminati karena efisiensi biaya dan kepraktisan, perbedaan karakteristik latar belakang peserta sering kali menimbulkan kendala awal bersosialisasi, seperti sikap pasif dan canggung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas peran komunikasi interpersonal dan keterbukaan diri (self disclosure) dalam membentuk ikatan solidaritas tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif dengan mengikuti langsung kegiatan, wawancara terstruktur bersama tiga informan (ketua pelaksana, tour leader, dan peserta), serta dokumentasi. Analisis data menerapkan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal melalui pola dua arah dan sikap positif panitia berhasil mendorong peserta untuk beradaptasi. Unsur-unsur komunikasi seperti keterbukaan, empati, sikap mendukung, dan kesetaraan terbukti efektif mengatasi kecanggungan peserta. Solidaritas organik antar peserta terbentuk secara bertahap melalui pengalaman menghadapi tantangan bersama serta dapat dipertahankan pascakegiatan melalui komunikasi intensif di media social.
Strategi Komunikasi Pemasaran Coffe Shop Mangana Melalui Campaign Media Sosial dalam Meningkatkan Penjualan Iechuan Tauzia Hendarsyah Al Hikmah; Sari Ekowati
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.610

Abstract

Perkembangan media sosial di Indonesia mendorong pelaku usaha coffee shop berskala UMKM untuk memanfaatkan Instagram sebagai media komunikasi pemasaran utama. Namun demikian, banyak pelaku usaha yang belum menjalankan pengelolaan campaign secara terencana dan terstruktur sehingga potensi platform tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi pemasaran Coffee Shop Mangana melalui campaign media sosial Instagram dalam meningkatkan penjualan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran Mangana melalui kerangka Marketing Mix 4P berjalan secara konsisten dan menghasilkan dampak positif terhadap penjualan. Keberhasilan ini ditopang oleh empat pola kerja informal, yaitu riset data sebelum eksekusi konten, kolaborasi dengan komunitas eksternal, pembagian fungsi fitur Instagram secara intuitif, serta siklus evaluasi reaktif yang cepat. Selama periode pengamatan, akun Instagram Mangana mencatatkan total 201.450 views dengan 16.420 akun terjangkau dan pertumbuhan followers sebesar 2,4 persen.
Peran Komunikasi Interpersonal dalam Membangun Solidaritas Antar Peserta Open Trip Pondok Gede Adventure Kayshalonika Vere Voleta; Sari Ekowati
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.607

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran komunikasi interpersonal dalam membangun solidaritas antar peserta open trip pada komunitas Pondok Gede Adventure (PGA) Bekasi. Latar belakang penelitian menyoroti transformasi tren traveling menjadi gaya hidup modern, salah satunya melalui konsep open trip. Meskipun diminati karena efisiensi biaya dan kepraktisan, perbedaan karakteristik latar belakang peserta sering kali menimbulkan kendala awal bersosialisasi, seperti sikap pasif dan canggung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas peran komunikasi interpersonal dan keterbukaan diri (self disclosure) dalam membentuk ikatan solidaritas tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif dengan mengikuti langsung kegiatan, wawancara terstruktur bersama tiga informan (ketua pelaksana, tour leader, dan peserta), serta dokumentasi. Analisis data menerapkan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal melalui pola dua arah dan sikap positif panitia berhasil mendorong peserta untuk beradaptasi. Unsur-unsur komunikasi seperti keterbukaan, empati, sikap mendukung, dan kesetaraan terbukti efektif mengatasi kecanggungan peserta. Solidaritas organik antar peserta terbentuk secara bertahap melalui pengalaman menghadapi tantangan bersama serta dapat dipertahankan pascakegiatan melalui komunikasi intensif di media social.
Strategi Komunikasi Pemasaran Coffe Shop Mangana Melalui Campaign Media Sosial dalam Meningkatkan Penjualan Iechuan Tauzia Hendarsyah Al Hikmah; Sari Ekowati
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.610

Abstract

Perkembangan media sosial di Indonesia mendorong pelaku usaha coffee shop berskala UMKM untuk memanfaatkan Instagram sebagai media komunikasi pemasaran utama. Namun demikian, banyak pelaku usaha yang belum menjalankan pengelolaan campaign secara terencana dan terstruktur sehingga potensi platform tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi pemasaran Coffee Shop Mangana melalui campaign media sosial Instagram dalam meningkatkan penjualan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran Mangana melalui kerangka Marketing Mix 4P berjalan secara konsisten dan menghasilkan dampak positif terhadap penjualan. Keberhasilan ini ditopang oleh empat pola kerja informal, yaitu riset data sebelum eksekusi konten, kolaborasi dengan komunitas eksternal, pembagian fungsi fitur Instagram secara intuitif, serta siklus evaluasi reaktif yang cepat. Selama periode pengamatan, akun Instagram Mangana mencatatkan total 201.450 views dengan 16.420 akun terjangkau dan pertumbuhan followers sebesar 2,4 persen.