Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Guru Dalam Menanamkan Nilai Kedisiplinan Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Di Kelas V SDN 006 Terpadukubang Jaya Cristin Sitorus; Elpri Darta Putra
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v4i1.2051

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kedisiplinan sebagian siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), yang ditunjukkan melalui perilaku datang terlambat, kurang memperhatikan penjelasan guru, berbicara saat pembelajaran berlangsung, serta terlambat menyelesaikan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam menanamkan nilai kedisiplinan siswa pada pembelajaran IPAS serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah guru kelas VB dan siswa kelas VB SDN 006 Terpadu Kubang Jaya. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menanamkan nilai kedisiplinan melalui perannya sebagai teladan, pendidik, dan pembimbing. Guru memberikan keteladanan dengan hadir tepat waktu, mematuhi tata tertib sekolah, dan menunjukkan sikap disiplin. Sebagai pendidik, guru membiasakan siswa berbaris sebelum masuk kelas, berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran, mengerjakan tugas tepat waktu, serta melaksanakan piket kelas. Sebagai pembimbing, guru menerapkan aturan kelas, memberikan arahan, teguran, dan sanksi edukatif kepada siswa yang melanggar. Kendala yang dihadapi meliputi rendahnya kesadaran dan pemahaman siswa tentang pentingnya disiplin, kurangnya dukungan orang tua, serta pengaruh teman sebaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan penanaman nilai kedisiplinan memerlukan kolaborasi yang berkesinambungan antara guru, siswa, orang tua, dan sekolah agar karakter disiplin berkembang secara optimal.