Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Aims of Islamic Education and the Mental Health Crisis Among the Younger Generation: A Revitalization Agenda in the Digital Era Ade Irma Manurung
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 10, No 2 (2026): April -Juni (In press....)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v10i2.30832

Abstract

The advancement of digital technology has brought various conveniences to human life. However, it has simultaneously given rise to psychological and spiritual issues, particularly among the younger generation. The mental health crisis experienced by young people is increasingly becoming a matter of concern within the educational sphere. Various pressures—such as academic demands, the influence of social media, shifting social environments, and the erosion of spiritual values—contribute to rising stress, anxiety, identity crises, and diminished mental resilience. These conditions indicate that education should not merely focus on academic achievement but must also address character building, as well as the mental and spiritual well-being of students. This study aims to analyze the relevance of spirituality in Islamic education as a solution to the mental health crisis facing the digital generation. It examines Islamic educational thought emphasizing adab (proper conduct/etiquette), purification of the soul, the educator as a role model, and a transcendental orientation to cultivate individuals of noble character. Character education is implemented to enhance the quality of educational outcomes by fostering good personality traits in alignment with graduate competency standards. This study employs a qualitative approach, specifically library research, utilizing books, research journals, and supporting articles. The findings demonstrate that educational spirituality plays a strategic role in establishing an intellectual, emotional, and spiritual balance among students. Values such as adab, exemplary conduct, and transcendental awareness prove relevant in strengthening mental resilience, mitigating the negative impacts of digital culture, and fostering a deeper sense of meaning in life.
Analisis Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Program Studi Pendidikan Agama Islam Sandi Swasta Agung; Krenniti Sundari; Nazli Azwany; Ade Irma Manurung; Siti Halimah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.9525

Abstract

Rencana Pembelajaran Semester (RPS) adalah dokumen utama yang berfungsi sebagai pedoman untuk menjalankan proses pembelajaran di institusi pendidikan tinggi. RPS sangat penting untuk memastikan bahwa siswa mencapai tujuan pembelajaran mereka, bahwa materi sesuai dengan kelas, metode pembelajaran yang digunakan, dan bahwa sistem penilaian yang diterapkan dalam mata kuliah digunakan dengan benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Rencana Pembelajaran Semester (RPS) pada mata kuliah Sejarah Pendidikan Islam dalam Program Studi Pendidikan Agama Islam. RPS terdiri dari berbagai komponen, seperti bahan kajian, capaian pembelajaran, strategi pembelajaran, media dan sumber belajar, serta sistem evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data. Hasil analisis menunjukkan bahwa mata kuliah RPS Sejarah Pendidikan Islam disusun sesuai dengan komponen yang ditetapkan dalam standar pendidikan tinggi dan mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa dalam memahami perkembangan pendidikan Islam dari masa ke masa. Metode pembelajaran yang cukup beragam digunakan, materi pelajaran disusun secara sistematis, dan sistem penilaian memasukkan aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Namun, ada pekerjaan yang harus dilakukan untuk menciptakan indikator pembelajaran yang lebih dapat diukur, memperkuat pembelajaran yang bergantung pada analisis kritis, dan mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam proses belajar. Oleh karena itu, mata kuliah RPS Sejarah Pendidikan Islam dapat menjadi alat yang berguna untuk membantu mencapai tujuan pembelajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan di Program Studi Pendidikan Agama Islam.