Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fenomena #Kaburajadulu Bagi Tenaga Kerja Indonesia di Amerika Serikat dan Generasi Z di Indonesia Ferdinand Austin Gunawan; Sugeng Hariadi; Mintarti Ariani
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 6 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i3.8754

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena sosial #kaburajadulu yang marak di kalangan Generasi Z Indonesia, yang mencerminkan meningkatnya keinginan untuk bekerja di luar negeri, khususnya di Amerika Serikat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui penyebaran kuesioner kepada pekerja Indonesia di AS dan Gen Z di Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa motivasi utama migrasi adalah faktor ekonomi, terutama gaji yang lebih tinggi dan peluang karier yang lebih luas di luar negeri. Selain itu, studi ini mengungkap tantangan yang dihadapi pekerja migran, seperti kendala bahasa, budaya, biaya hidup tinggi, dan regulasi visa kerja. Di sisi lain, sejumlah warga negara Indonesia juga berhasil menjadi pemilik usaha di sektor kuliner di AS, berkontribusi dalam diplomasi budaya dan ekonomi diaspora. Penelitian ini menegaskan bahwa motivasi ekonomi menjadi pendorong utama migrasi Gen Z, sesuai dengan teori migrasi dan ketenagakerjaan modern
MODELING REGIONAL COMMODITY PRICE VOLATILITY IN EAST JAVA Sugeng Hariadi; Mela Yunita
Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis Vol. 31 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/eb.2026.v31i2.370

Abstract

Commodity markets in major production regions are characterized by price volatility arising from perishability, seasonal production, and distribution constraints. While agricultural price volatility has been widely examined at the national level, evidence on regional differences across commodity groups remains limited. This study investigates the volatility dynamics of food and horticultural commodity prices across eight regions in East Java using daily price data from 2018 to 2024. Price series are transformed into logarithmic returns, and volatility is estimated using symmetric and asymmetric GARCH family models. The results reveal significant differences across both commodity groups and regions. Food commodities are consistently best represented by symmetric GARCH models, indicating that volatility is primarily driven by the magnitude of price shocks. In contrast, horticultural commodities are better explained by asymmetric GARCH models, demonstrating that both the magnitude and direction of shocks influence volatility. Horticultural commodities also exhibit greater sensitivity to new information and stronger volatility persistence than food commodities. Moreover, volatility dynamics differ substantially across regions, reflecting variations in production systems and market conditions. These findings highlight the importance of commodity specific and region-specific price stabilization policies to strengthen regional food market resilience