Jubei Levianto
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Efektivitas Manajemen SDM Pendamping Sosial Kementerian Sosial dalam Penanggulangan Kemiskinan: Studi Literatur Berbasis Teori Efektivitas Organisasi di Kabupaten Bekasi Jubei Levianto, Warsidi Jubei Levianto; Warsidi Warsidi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 6 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i3.8890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas manajemen sumber daya manusia (SDM) pendamping sosial Kementerian Sosial dalam konteks program penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bekasi. Pendamping sosial memegang peran strategis sebagai ujung tombak implementasi kebijakan perlindungan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan program sembako. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur, analisis kebijakan publik, serta penelusuran data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Sosial Republik Indonesia, dan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi. Analisis dilakukan dengan menggunakan perspektif teori efektivitas organisasi untuk mengevaluasi dimensi rekrutmen, pelatihan, supervisi, insentif, dan evaluasi kinerja pendamping sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas manajemen SDM sangat dipengaruhi oleh keberadaan pelatihan teknis dan psikososial yang berkelanjutan, sistem monitoring dan evaluasi berbasis indikator kinerja, serta pemberian insentif yang sesuai dengan beban kerja di lapangan. Komponen-komponen ini secara kolektif meningkatkan kapasitas operasional pendamping sosial dalam mendampingi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Berdasarkan data terbaru, angka kemiskinan di Kabupaten Bekasi mengalami penurunan dari 6,22% pada tahun 2021 menjadi 5,53% pada tahun 2023. Temuan ini mengindikasikan bahwa manajemen SDM yang terorganisasi secara efektif memiliki kontribusi signifikan terhadap percepatan pengurangan kemiskinan dan penguatan inklusi sosial di tingkat lokal, sekaligus mendukung pencapaian target nasional penghapusan kemiskinan ekstrem.
Pemberdayaan KPM PKH melalui Pendidikan dan Pengaturan Ekonomi Keluarga Warsidi Warsidi; Airlangga Surya Kusuma; Faizi Faizi; Jubei Levianto; Abdul Aji Kresna Tri Anggara
Jurnal Pustaka Dianmas Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/dianmas.v6i1.7600

Abstract

Beneficiaries of the Family Hope Program (PKH) require practical empowerment not only in receiving social assistance, but also in transforming the assistance into better family welfare through education-oriented priorities and household economic management. This community engagement program aimed to strengthen the understanding of PKH beneficiary families in Tanjungbaru Village, Cikarang Timur, Bekasi, regarding education planning, income and expense recording, monthly budgeting, debt control, and emergency fund preparation. The activity was conducted offline on 17 April 2026 and involved 23 PKH beneficiaries. The method consisted of preparation and coordination, a pre-test, interactive socialization, discussion of household financial cases, and a post-test. The results showed an increase in participants’ average score from 1.93 in the pre-test to 3.96 in the post-test, or an average improvement of 2.03 points. The most visible improvements occurred in participants’ understanding of education fund planning, debt management, emergency funds, and business capital planning. These findings indicate that structured and contextual financial education can improve the capacity of PKH beneficiary families to regulate household expenditure, prioritize children’s education, and reduce the risk of unproductive debt. Sustainable mentoring involving PKH facilitators and local community actors is recommended to ensure behavioral changes and long-term welfare improvement.